Sekjen KKP Serahkan Excavator dan 15 Ribu Benih Ikan ke Padang Pariaman, Target 174 Hektare Kolam Pulih September 2026

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 10:55:31 WIB
Sekjen KKP menyerahkan satu unit excavator untuk normalisasi kolam budidaya di Padang Pariaman.

PADANG PARIAMAN — Sekretaris Jenderal KKP Andy Artha Donny Oktopura turun langsung ke Kabupaten Padang Pariaman untuk memastikan percepatan rehabilitasi perikanan berjalan sesuai rencana. Dalam kunjungan itu, ia menyerahkan satu unit excavator yang akan digunakan untuk normalisasi kolam budidaya, memperbaiki jaringan irigasi, serta membuka akses jalan produksi bagi pembudi daya ikan.

Penyerahan bantuan dilakukan di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih Pantai Katapiang, Sabtu (1/8/2026), usai agenda Barefoot Running Padang Pariaman. Sekjen KKP didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Padang Pariaman Khairul Nizam, unsur pemerintah daerah, camat, dan wali nagari setempat.

15 Ribu Benih Ikan dan Pakan untuk Ponpes di Nagari Balah Aie Utara

Selain alat berat, KKP menyalurkan 15.000 ekor benih ikan mas dan 450 kilogram pakan ikan kepada Keramba Pondok Pesantren Madrasatul Ulum di Nagari Balah Aie Utara. Kawasan budidaya ini sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat banjir yang melanda wilayah tersebut.

Bantuan ini diarahkan agar aktivitas budidaya bisa segera berjalan kembali. Dengan begitu, para pembudi daya tidak kehilangan penghasilan lebih lama dan produksi perikanan lokal bisa pulih lebih cepat.

Target Pemulihan: 174 Hektare Kembali Produktif di September 2026

Melalui Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Sumatera Barat, KKP menargetkan 174 hektare dari total 217 hektare kolam budidaya air tawar yang terdampak bencana dapat kembali beroperasi. Untuk Kabupaten Padang Pariaman sendiri, seluruh 15,6 hektare kolam yang rusak ringan ditargetkan pulih 100 persen pada September mendatang.

“Pemulihan kawasan tambak dan kolam harus mampu mengembalikan produktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan ketahanan pangan pascabencana. Seluruh tahapan mulai dari perencanaan, rehabilitasi hingga dukungan operasional disusun secara terpadu antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” ujar Andy Artha Donny Oktopura.

Dukungan Operasional dan Sinergi Lintas Instansi

Target tersebut didukung penyediaan alat berat, distribusi benih, bantuan pakan, serta dukungan operasional yang melibatkan pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menilai langkah KKP ini bukan sekadar mempercepat pemulihan infrastruktur, tetapi juga menjadi stimulus penting bagi kebangkitan ekonomi masyarakat pascabencana.

Sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman diharapkan memperkuat sektor perikanan budidaya yang lebih tangguh terhadap bencana. Upaya ini sekaligus menopang ketahanan pangan nasional melalui implementasi program Ekonomi Biru menuju Indonesia Emas.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: ontime.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top