BMKG Rilis Prakiraan Hujan Dasarian I Agustus 2026, Delapan Daerah di Sumbar Diprediksi Alami Curah Hujan di Bawah Normal

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 15:06:31 WIB
Delapan kabupaten dan kota di Sumatera Barat diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal pada Dasarian I Agustus 2026.

PADANG — BMKG membeberkan peta prakiraan hujan Dasarian I Agustus 2026 yang menunjukkan perbedaan signifikan kondisi curah hujan antardaerah di Sumatera Barat. Berdasarkan informasi yang dirilis Senin (3/8/2026), delapan kabupaten dan kota diprediksi menerima curah hujan di bawah normal atau kurang dari 85 persen dari rata-rata klimatologis 30 tahun.

Wilayah yang masuk kategori bawah normal tersebut meliputi Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya. Artinya, daerah-daerah itu berpotensi lebih kering dibandingkan kondisi historisnya.

Daftar Wilayah Terdampak Hujan di Bawah Normal

BMKG menggunakan ambang batas 85 persen dari rata-rata curah hujan 30 tahun terakhir untuk menentukan kategori bawah normal. Delapan daerah di Sumbar diprediksi berada di bawah ambang tersebut pada periode sepuluh hari pertama Agustus 2026.

  • Kota Bukittinggi
  • Kabupaten Tanah Datar
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kota Sawahlunto
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Dharmasraya

Belasan Daerah Lainnya Diprediksi Normal

Sebaliknya, 11 wilayah lain di Sumbar diperkirakan masih berada pada kategori normal, yakni kisaran 85 hingga 115 persen terhadap rata-rata curah hujan. Wilayah-wilayah tersebut antara lain Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pasaman, Kota Pariaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Solok Selatan.

Kondisi ini berbeda dengan tren nasional. BMKG mencatat secara umum Indonesia pada Dasarian I Agustus 2026 didominasi sifat hujan bawah normal dengan persentase mencapai 82,06 persen. Sementara kategori normal hanya 11,74 persen, atas normal 4,65 persen, dan jauh di atas normal 1,55 persen.

Apa yang Perlu Disiapkan Warga?

Meski mayoritas wilayah Sumbar diprediksi normal, delapan daerah yang masuk kategori bawah normal perlu mewaspadai potensi berkurangnya pasokan air. Masyarakat dapat memanfaatkan informasi ini sebagai gambaran awal untuk mengantisipasi kondisi cuaca di wilayah masing-masing.

BMKG menyampaikan, "Pada Dasarian I Agustus 2026, umumnya wilayah Indonesia diprediksi mengalami sifat hujan kategori Jauh di Atas Normal 1,55 persen, Atas Normal 4,65 persen, Normal 11,74 persen, dan Bawah Normal 82,06 persen."

Prakiraan ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan petani dalam merencanakan aktivitas, terutama terkait pola tanam dan pengelolaan sumber daya air menghadapi potensi curah hujan yang lebih rendah dari biasanya.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: sumbardaily.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top