Banjir Rendam Permukiman Padang, Anggota DPR RI Zigo Rolanda dan Wali Kota Fadly Amran Langsung Turun Evakuasi Warga

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:15:31 WIB
Wali Kota Padang Fadly Amran dan Anggota DPR RI Zigo Rolanda meninjau lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Kota Padang, Senin (3/8/2026) malam.

PADANG — Genangan air setinggi lutut orang dewasa melumpuhkan aktivitas warga di sejumlah titik permukiman Kota Padang, Senin (3/8/2026) malam. Jalan utama ikut terendam, memaksa keluarga-keluarga di kawasan rawan banjir bergegas menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.

Respons cepat datang dari para pemimpin daerah. Wali Kota Padang Fadly Amran turun langsung ke lapangan, dan malam itu juga diikuti oleh Zigo Rolanda, Anggota Komisi V DPR RI yang baru saja tiba di Ranah Minang. Tanpa singgah beristirahat, Zigo langsung menyisir lokasi terdampak bersama tim penanganan bencana.

Momen di Lapangan: Menembus Genangan dan Membagikan Bantuan

Sebuah video yang kemudian beredar luas di media sosial merekam aksi keduanya. Zigo terlihat berjalan menerobos genangan air sambil ikut menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang membutuhkan.

"Menyisir lokasi banjir & bagikan bantuan malam ini bersama Wali Kota Padang @fadlyamran. Stay safe semuanya, saling menjaga ya!" tulis Zigo dalam unggahan akun media sosialnya.

Kehadiran petugas gabungan, relawan, dan para pemimpin di tengah kepanikan warga menjadi suntikan semangat tersendiri. Masyarakat yang malam itu berjuang menyelamatkan keluarga dan harta benda tidak merasa menghadapi musibah sendirian.

Banjir Datang Tanpa Peringatan, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Bencana hidrometeorologi ini memang datang tanpa pemberitahuan, mengubah suasana kota menjadi penuh kepanikan dalam hitungan jam. Namun, respons cepat dari berbagai unsur menunjukkan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama.

Aparat, relawan, pemerintah daerah, hingga wakil rakyat bahu-membahu memastikan proses evakuasi berlangsung secepat mungkin. Bantuan pun diupayakan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan di titik-titik pengungsian.

Malam itu, banjir tidak hanya menghadirkan cerita tentang genangan air dan kerugian materi. Di baliknya, ada kisah tentang kepedulian, kebersamaan, dan mereka yang memilih berada di tengah masyarakat saat bantuan paling dibutuhkan.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top