PNP Latih 64 Guru dan Siswa SMAN 12 Padang Jadi Content Creator, Garap Media Sosial Sekolah

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:09:01 WIB
Tim dosen PNP melatih 64 guru dan siswa SMAN 12 Padang membuat konten media sosial sekolah.

PADANG — Tim dosen Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar pelatihan intensif pembuatan konten media sosial bagi guru dan siswa SMAN 12 Padang. Kegiatan yang merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat skema Penerapan Iptek Masyarakat (PIM) ini menyasar sekolah di Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo tersebut.

Ketua tim pengusul, Meri Azmi, S.T., M.Cs, menyebut SMAN 12 Padang memiliki potensi besar dengan 1.170 siswa dan 64 guru. Namun, sekolah belum memiliki media sosial resmi yang dikelola secara institusional, sehingga berbagai kegiatan dan prestasi belum terpublikasi efektif.

Mengapa SMAN 12 Padang Butuh Media Sosial Resmi?

Kondisi ini menjadi celah besar di era digital. Informasi tentang kegiatan sekolah, prestasi siswa, hingga penerimaan peserta didik baru kerap hanya tersebar dari mulut ke mulut atau akun pribadi warga sekolah.

Padahal, kanal resmi seperti Instagram, TikTok, atau YouTube bisa menjadi etalase digital yang memperkuat reputasi sekolah. "SMAN 12 Padang memiliki potensi besar dengan 1.170 siswa dan 64 guru, namun belum memiliki media sosial resmi yang dikelola secara institusional," ujar Meri Azmi.

Metode Learning by Doing dan Target Luaran

Program ini dirancang dengan pendekatan learning by doing, di mana peserta langsung praktik memproduksi konten, bukan sekadar menerima teori. Pelatihan berlangsung selama empat bulan, terhitung 1 Juli hingga 1 November 2026.

Dana hibah sebesar Rp6 juta dari DIPA PNP dialokasikan untuk mendukung jalannya kegiatan ini. Target luaran yang dicanangkan mencakup peningkatan kapasitas guru dan siswa dalam produksi konten digital, prototype konten siap publikasi, serta fondasi awal pengelolaan media sosial sekolah secara terstruktur.

Dampak bagi Reputasi Sekolah di Kota Padang

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan SMAN 12 Padang mampu meningkatkan visibilitas, reputasi, dan daya tariknya. Ke depan, sekolah ini diharapkan mampu membangun citra sebagai sekolah unggulan di Kota Padang melalui konten-konten yang profesional dan konsisten.

Keberadaan media sosial resmi juga memudahkan orang tua dan masyarakat memantau perkembangan sekolah. Ini sekaligus menjadi sarana publikasi prestasi yang selama ini tidak terdokumentasi dengan baik.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: minakonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top