JAKARTA — WhatsApp, layanan pesan instan milik Meta, memperkenalkan tiga pembaruan fitur untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam berkomunikasi di chat grup. Pembaruan ini menjawab kebutuhan akan pengambilan keputusan yang lebih terstruktur dan pengelolaan pesan penting yang lebih efisien.
Perubahan paling signifikan hadir pada fitur jajak pendapat atau polling. Kini, pembuat jajak pendapat dapat menetapkan batas waktu bagi anggota grup untuk memberikan suara. Langkah ini dinilai membuat hasil suara lebih objektif dan relevan dengan situasi saat itu.
Selain batas waktu, WhatsApp memberikan tenggat hingga 15 menit bagi pembuat jajak pendapat untuk mengedit pertanyaan. Hal ini memberi ruang perbaikan apabila terjadi kesalahan ketik atau kebutuhan klarifikasi mendadak.
"Baik Anda memfinalisasi waktu atau tempat pertemuan, kini lebih mudah untuk beralih dari pertanyaan ke keputusan," demikian pernyataan resmi WhatsApp mengenai pembaruan fitur polling tersebut.
Fitur privasi juga menjadi perhatian dalam pembaruan kali ini. Pembuat jajak pendapat kini memiliki opsi untuk menyembunyikan nama pemberi suara. Dengan demikian, seluruh anggota grup diharapkan lebih nyaman menyampaikan preferensi tanpa rasa canggung atau tekanan sosial.
Pembaruan kedua adalah kehadiran fitur "@all" yang memungkinkan pengguna menandai semua anggota grup secara bersamaan. Fitur ini menjadi solusi praktis untuk menyampaikan pesan penting tanpa harus menyebut nama anggota satu per satu.
Namun, terdapat batasan yang perlu diperhatikan. Pada grup dengan jumlah anggota lebih dari 32 orang, fitur "@all" hanya dapat digunakan oleh admin grup. Fitur ini tetap efektif untuk menyampaikan pesan penting, bahkan ketika notifikasi chat grup sedang disenyapkan oleh anggota.
Pembaruan ketiga menyasar kemudahan administrasi grup. WhatsApp menghadirkan fitur yang memungkinkan pengguna membuat grup baru dari grup yang sudah ada secara instan, cukup dengan sekali ketuk.
Dengan fitur ini, pengguna tidak perlu lagi repot membuat grup baru secara manual dan menambahkan anggota satu per satu. "Fitur ini cocok untuk memisahkan percakapan guna merencanakan pesta kejutan, mengoordinasikan logistik acara, atau membahas topik lebih dalam tanpa mengganggu obrolan utama," tulis WhatsApp dalam siaran persnya, Rabu.
Proses peluncuran pembaruan ini masih berlangsung secara bertahap. WhatsApp memperkirakan seluruh fitur baru tersebut akan dapat diakses oleh para pengguna di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, dalam beberapa pekan ke depan.