38 Tahun Bersaudara, Pemkot Padang dan Hildesheim Jerman Perbarui Kerja Sama Sister City, Fokus Revitalisasi Batang Arau

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:40:31 WIB
Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer menandatangani dokumen pembaruan kerja sama Sister City di Balai Kota Padang, Rabu.

PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer menandatangani dokumen pembaruan kerja sama Sister City di Aula Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu. Kemitraan yang telah terjalin sejak 1988 ini disebut bukan sekadar seremoni diplomatik, melainkan komitmen untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat kedua kota.

“Penandatanganan LoI dan MoU hari ini bukan sekadar seremoni diplomatik. Ini merupakan penegasan bahwa kerja sama harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Melalui aksi konkret, kita ingin menghadirkan perubahan yang memberikan manfaat bagi kedua kota,” ujar Fadly Amran dalam sambutannya.

Dua Program Prioritas: Dari Batang Arau hingga Pariwisata Rendah Karbon

Dalam lima tahun mendatang, kedua pemerintah kota sepakat memprioritaskan dua program utama. Prioritas pertama adalah revitalisasi dan restorasi ekologis Sungai Batang Arau yang mencakup peningkatan kualitas air, rehabilitasi kawasan bantaran sungai, serta pemulihan fungsi ekologisnya sebagai ruang hidup yang sehat dan produktif.

Prioritas kedua menyasar pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan. Pemkot Padang ingin memanfaatkan potensi alam dan budaya Minangkabau dengan konsep pariwisata rendah karbon untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Peluang Magang Vokasi dan Penguatan Sektor Kesehatan

Selain dua program prioritas tersebut, pembaruan kerja sama ini juga membuka ruang lebih luas di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Rencananya, akan ada program pertukaran pelajar, magang vokasi, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik.

Di sektor kesehatan, kolaborasi diarahkan pada pengembangan kompetensi tenaga keperawatan dan pertukaran pengetahuan antarlembaga. Fadly Amran menilai pengalaman Jerman dalam pengelolaan sumber daya air, energi, dan pembangunan kota hijau sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Kota Padang saat ini.

“Kami melihat pengalaman Jerman dalam pengelolaan sumber daya air, energi, dan pembangunan kota hijau sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Kota Padang saat ini. Dukungan GIZ sebagai mitra strategis juga akan memperkuat alih teknologi, pengembangan kapasitas kelembagaan, serta implementasi program-program lingkungan,” katanya.

Dukungan Penuh Kemlu RI untuk Kemitraan Antar Kota

Wali Kota Hildesheim, Ingo Meyer, menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat Pemerintah Kota Padang. Ia berharap kemitraan yang telah berjalan puluhan tahun ini terus diperkuat melalui program-program kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.

Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Punjul Setya Nugraha, menegaskan pihaknya akan terus mendukung implementasi kerja sama ini. Menurutnya, kemitraan Padang-Hildesheim diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi antar kota antara Indonesia dan Jerman.

“Kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang di berbagai bidang, seperti pembangunan kota, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, kebudayaan, maupun sektor-sektor lain yang memberikan manfaat bagi kedua kota,” kata Punjul.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top