PADANG — Di sela-sela curah hujan tinggi yang menyebabkan genangan di sejumlah titik Kota Padang, M. Shadiq Pasadigoe memilih hadir di tengah para pendidik dan pelajar. Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem itu mendatangi SD Negeri 42 untuk bertatap muka dengan guru serta tenaga kependidikan, Rabu (5/8/2025).
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Shadiq membawa kabar tentang realisasi Program Indonesia Pintar yang menyasar 857 pelajar di daerah pemilihannya. Ia menegaskan bahwa afirmasi dari fraksinya di DPR RI menjadi salah satu kunci terbitnya bantuan tersebut.
Meski saat ini bertugas di Komisi XIII yang fokus menangani isu di luar urusan pendidikan, Shadiq mengaku tidak menjadikan hal itu sebagai pembatas. Ia justru terus menyuarakan pentingnya akses sekolah yang setara bagi anak-anak di Sumatera Barat.
“Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan,” ujarnya di hadapan para guru. Ia juga menyebut akan terus membantu warga yang membutuhkan dukungan pendidikan secara pribadi, sesuai kapasitas yang dimilikinya.
“Walaupun saya tidak di komisi pendidikan, saya akan terus berjuang agar lebih banyak anak-anak bisa meraih cita-citanya,” kata Shadiq.
Saat berdialog dengan siswa, Shadiq tidak membahas program semata. Ia menyelipkan nasihat tentang kebiasaan belajar, larangan perundungan, hingga penggunaan gawai yang kerap mengganggu konsentrasi anak.
Satu hal yang paling ditekankan adalah soal kepercayaan diri. Ia meminta anak-anak tidak pernah merasa rendah diri hanya karena keterbatasan ekonomi atau pekerjaan orang tua mereka.
“Kesempatan untuk sukses terbuka bagi semua anak. Yang menentukan masa depan adalah semangat belajar, disiplin, kerja keras, dan doa,” tuturnya.
Kondisi cuaca ekstrem yang melanda Padang belakangan ini juga menjadi perhatiannya. Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk tetap tegar dan saling membantu di tengah musibah. Pendidikan, menurutnya, adalah bekal utama menghadapi kerasnya tantangan hidup.
Sebelum mengakhiri kunjungan, Shadiq menyampaikan apresiasi kepada para guru SDN 42 atas dedikasi mereka. “Terima kasih atas dedikasi dan keikhlasan Bapak dan Ibu guru. Semoga pengabdian ini menjadi amal jariah dan melahirkan generasi cerdas, berkarakter, serta membawa kemajuan bagi bangsa dan daerah,” tutupnya.