Sumbar Tawarkan Diri Jadi Tuan Rumah Indian Ocean High-Level Forum 2027, Ini Tema yang Diangkat

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 22:47:31 WIB
Gubernur Sumatera Barat menyampaikan tawaran resmi menjadi tuan rumah Indian Ocean High-Level Forum 2027 kepada Kementerian Luar Negeri RI di Padang, Senin (10/8/2026).

PADANG — Provinsi Sumatera Barat tidak hanya ingin menjadi lokasi penyelenggaraan acara internasional, tetapi berambisi masuk ke dalam jejaring strategis kerja sama kawasan Samudra Hindia. Ambisi itu diwujudkan melalui tawaran resmi menjadi tuan rumah Indian Ocean High-Level Forum 2027 yang disampaikan langsung kepada Kementerian Luar Negeri RI.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyebut posisi geografis Sumbar yang berada di pantai barat Indonesia dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia menjadi modal utama. "Sumatera Barat memiliki posisi strategis di pantai barat Indonesia, berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, serta memiliki kekayaan budaya, pariwisata, ekonomi, sumber daya kelautan, dan masyarakat yang terbuka terhadap dunia," ujarnya, Senin (10/8/2026).

Bukan Sekadar Konferensi, Melainkan Platform Kolaborasi

Mahyeldi menegaskan, forum yang diusulkan tidak dirancang sebagai seremoni diplomatik biasa. Pihaknya ingin mengembangkan forum tersebut menjadi international platform yang mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, investor, akademisi, hingga organisasi internasional.

"Jika disetujui, kami akan gagas forum ini bukan sekadar konferensi, tetapi international platform yang mempertemukan berbagai pihak. Fokusnya adalah memperkuat tata kelola laut, ekonomi biru, keberlanjutan lingkungan, konektivitas dan perdagangan, serta kemitraan antardaerah dan antarnegara," jelas Mahyeldi.

Dengan posisi Indonesia sebagai salah satu negara pendiri IORA, Mahyeldi menilai Sumbar siap menjadi pintu gerbang kolaborasi. "Sumatera Barat siap mengambil bagian dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai regional convener sekaligus menjadi salah satu pintu gerbang kolaborasi di kawasan Samudra Hindia," tegasnya.

Dukungan Penuh dari Kementerian Luar Negeri

Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Santo Darmosumarto, menyambut baik inisiatif Pemprov Sumbar. Ia menyatakan pihaknya siap mendukung berbagai gagasan yang ditawarkan, terutama yang berkaitan dengan penguatan kerja sama antarnegara kawasan Samudra Hindia.

"Pada saat yang sama, kami juga mendapatkan informasi dan siap untuk memberikan dukungan bagi berbagai kerja sama, berbagai kegiatan, berbagai forum yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, termasuk forum kerja sama di antara para pimpinan pemerintah daerah yang ada di kawasan Indian Ocean," ungkap Santo.

Kementerian Luar Negeri disebutkan akan mengawali dukungan tersebut dengan menggelar workshop pada 2027. Kegiatan itu akan fokus pada pengembangan kemitraan negara-negara anggota IORA di bidang pariwisata, penanggulangan bencana, dan ekonomi biru.

Hadirkan Sederet Pejabat Pusat dan Daerah

Pertemuan di Istana Gubernuran itu turut dihadiri Direktur KSIA Aspasaf Kementerian Luar Negeri Febrian Irawati Mamesah dan Asisten Deputi Hubungan Antarlembaga Internasional Kementerian Pariwisata Zulkifli Harahap. Dari jajaran Pemprov Sumbar, hadir Kepala Dinas Pariwisata dr. Lila Yanwar, Asisten Administrasi Pemerintahan Medi Iswandi, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Luhur Budianda.

Kehadiran unsur pariwisata dan investasi dalam pertemuan tersebut mengindikasikan bahwa tawaran tuan rumah ini juga diarahkan untuk menarik minat investor asing. Sektor ekonomi biru dan pariwisata menjadi dua bidang yang paling mungkin ditonjolkan Sumbar jika terpilih menjadi tuan rumah pada 2027.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: khazminang.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top