SUMATERA BARAT — Cuaca panas yang menyengat dan debu yang beterbangan di musim kemarau panjang memang bikin tubuh cepat lelah, Ma. Apalagi bagi ibu hamil yang harus ekstra waspada menjaga kesehatan diri dan janin. Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa kondisi ini bisa memicu dehidrasi, heatstroke, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kabar baiknya, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa Mama lakukan sehari-hari untuk tetap nyaman dan sehat. Berikut lima langkah praktis yang bisa langsung diterapkan.
Kebutuhan nutrisi Mama meningkat selama hamil untuk mendukung tumbuh kembang janin. Jangan lupa lengkapi porsi makan dengan karbohidrat kompleks seperti nasi atau ubi, protein hewani dan nabati, lemak sehat, serta sayur dan buah.
Jika merasa asupan kurang, Mama boleh menambahkan vitamin atau susu kehamilan. Namun, konsultasikan dulu dengan dokter kandungan agar dosis dan jenisnya tepat sesuai kebutuhan.
Suhu udara yang lebih panas membuat tubuh bekerja ekstra dan cepat lelah. Saat merasa lemas setelah beraktivitas, jangan ragu untuk meluangkan waktu tidur siang singkat.
Istirahat sejenak membantu mengembalikan stamina dan memberikan waktu bagi organ tubuh untuk memulihkan diri. Setelah bangun, tubuh terasa lebih segar dan Mama bisa melanjutkan aktivitas dengan nyaman.
Risiko dehidrasi meningkat saat cuaca panas karena cairan tubuh lebih cepat hilang. Pastikan Mama minum air putih minimal 8-10 gelas per hari atau sekitar 2-2,5 liter untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Selain air putih, sesekali boleh variasi dengan teh manis hangat atau jus buah segar. Namun, air putih tetaplah pilihan terbaik untuk kebutuhan cairan harian Mama.
Perubahan hormon sering membuat ibu hamil lebih sensitif, dan cuaca panas yang tidak nyaman bisa memperburuk suasana hati. Luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang Mama sukai, seperti mendengarkan musik atau membaca buku.
Menjaga perasaan tetap senang sangat penting untuk kenyamanan selama kehamilan. Stres yang terkendali juga berdampak positif pada kesehatan Mama dan janin.
Aktivitas fisik ringan membantu menjaga stamina dan kebugaran tubuh. Mama bisa mencoba berjalan santai selama 30 menit sebanyak tiga hingga empat kali seminggu.
Dengarkan sinyal tubuh dan jangan memaksakan diri jika merasa lelah. Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan jenis olahraga yang paling aman sesuai kondisi kehamilan Mama.
Jika Mama mengalami pusing hebat, mual berlebihan, atau tanda-tanda dehidrasi seperti jarang buang air kecil dan mulut kering, segera periksakan diri. Jangan tunda untuk berkonsultasi dengan tenaga medis.
Menjaga kesehatan selama kehamilan adalah investasi terbaik untuk Mama dan si Kecil. Dengan langkah sederhana dan konsisten, masa kehamilan di tengah cuaca panas tetap bisa dijalani dengan nyaman.