SUMATERA BARAT — Calvin Dores resmi meluncurkan karya terbarunya, "Sampai Kapankah", melalui label Dua Suara Media pada momen kemerdekaan Indonesia. Lagu ini bukan sekadar pengisi industri musik Tanah Air, melainkan cerminan perjalanan emosional seorang anak musisi legendaris yang berusaha keluar dari bayang-bayang nama besar keluarganya.
Pria kelahiran Jakarta, 28 Juni 1989 ini menulis sendiri lagu tersebut. Ia mengaku ingin menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya "putra Deddy Dores", tetapi seorang musisi dengan kapasitas dan kepekaan artistiknya sendiri.
"Sampai Kapankah" mengisahkan tentang seseorang yang bertahan dalam hubungan penuh harapan, namun terus dihantui keraguan. Lagu ini menggambarkan fase menunggu yang sering dialami banyak orang—menunggu kepastian, menunggu perubahan, atau menunggu keberanian untuk melepaskan.
"Saya percaya setiap orang pernah berada di fase menunggu. Menunggu kepastian, menunggu seseorang berubah, atau bahkan menunggu keberanian untuk melepaskan. Lagu ini saya tulis untuk menggambarkan perasaan itu, ketika hati terus berharap, tetapi waktu seolah tidak pernah memberikan jawaban," ungkap Calvin dalam keterangan resminya.
Melalui lagu ini, Calvin menunjukkan pemahamannya bahwa sebuah karya yang baik tidak hanya bergantung pada melodi yang indah, tetapi juga kejujuran dalam menulis lirik. Tema yang diangkat terasa dekat dengan pengalaman pendengar, terutama generasi muda yang kerap berada dalam situasi serba tidak pasti.
Tumbuh di keluarga yang lekat dengan dunia musik, Calvin memilih untuk membangun jalannya sendiri. Ia tidak ingin sekadar mewarisi nama besar sang ayah, melainkan menciptakan karya yang menjadi identitas pribadinya.
"Saya menjadikan karya lagu sebagai identitas, bukan sekadar nama besar keluarga. Walaupun almarhum Ayah selalu menjadi inspirasi yang luar biasa dalam bermusik dan berkarya," lanjut Calvin.
Keputusan ini mendapat sambutan positif dari industri. Sandy Monteiro, President Director Dua Suara Media, menilai karya Calvin memiliki potensi besar untuk diterima pasar musik Indonesia dan negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura. Ia bahkan menyebut single ini seperti "reborn" dari lagu-lagu hits Deddy Dores di kalangan generasi masa kini.
Pemilihan tanggal rilis pada 17 Agustus dinilai bukan kebetulan belaka. Bois Famous Maker, pemerhati musik Indonesia, menilai momentum menjadi bagian penting dari kesuksesan sebuah lagu. Menurutnya, ada pesan mendalam yang tersirat dalam single terbaru Calvin, yaitu keinginan untuk terlepas dari belenggu kehidupan.
"Dalam dunia musik, momen itu bagian yang tak terpisahkan dari kesuksesan sebuah lagu. Ditambah sosok Calvin Dores di single terbarunya ini tersirat makna pesan mendalam, yaitu ingin terlepas dari belenggu kehidupan," terang Bois.
Calvin sendiri menaruh harapan besar pada karya terbarunya ini. Ia optimis lagu tersebut akan membawa perubahan signifikan dalam hidupnya.
"Bismillah, Insyaallah single yang diluncurkan Dua Suara Media ini menjadi berkah. Lagu terbaru saya ini adalah bagian dari doa saya sepanjang hari selama ini," pungkas Calvin.
Single "Sampai Kapankah" sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital. Video musik resminya juga telah tayang di kanal YouTube milik Calvin Dores dan Dua Suara Media.
Rilisnya lagu ini menambah warna di industri musik Indonesia, membuktikan bahwa darah seni Deddy Dores terus mengalir, namun dengan cara yang segar dan relevan untuk pendengar masa kini.