SUMATERA BARAT — Pasar ponsel lipat Indonesia bakal kedatangan pemain baru dari Samsung. Galaxy Z Fold8 Ultra, varian dengan embel-embel "Ultra", diprediksi menjadi kasta tertinggi di ekosistem perangkat lipat perusahaan asal Korea Selatan tersebut. Bocoran yang beredar menyebut peningkatan signifikan di sektor desain, kamera, hingga integrasi kecerdasan buatan (AI).
Salah satu keluhan utama ponsel lipat adalah ketebalan saat dilipat. Galaxy Z Fold8 Ultra dikabarkan menjawabnya dengan desain jauh lebih ramping dari pendahulu. Material titanium disebut-sebut menjadi standar baru yang menjaga bobot tetap ringan.
Mekanisme engsel juga diprediksi diperbarui lewat teknologi Integrated Hinge Module. Tujuannya meminimalisir lipatan (crease) di layar utama dan memungkinkan perangkat tertutup rapat tanpa celah. Ketahanan terhadap debu dan air ikut ditingkatkan.
Layar utama berukuran lebih dari 8 inci saat dibentangkan menjadi daya tarik utama. Dukungan refresh rate adaptif 1-120Hz disebut menjaga efisiensi baterai tetap optimal meski dipakai untuk aktivitas berat. Layar eksternal dengan rasio aspek lebih konvensional memungkinkan pengguna menjalankan aplikasi tanpa harus selalu membuka perangkat.
Integrasi Galaxy AI akan semakin mendalam. Fitur seperti terjemahan langsung (Live Translate), penyuntingan foto berbasis generatif AI, hingga multitasking cerdas disebut akan hadir. Perlindungan Gorilla Glass Armor terbaru juga kemungkinan disematkan untuk mengurangi pantulan cahaya hingga 75%.
Statusnya sebagai varian "Ultra" dengan spesifikasi tertinggi membuat harga perangkat ini dipastikan di atas varian standar. Berdasarkan tren harga flagship Samsung di Indonesia, estimasi harganya belum diumumkan secara resmi. Namun, mengingat posisinya sebagai produk premium, harganya diprediksi fantastis.
Galaxy Z Fold8 Ultra diprediksi menjadi jawaban bagi pengguna profesional yang butuh perangkat all-in-one untuk produktivitas dan hiburan tanpa kompromi. Langkah Samsung menghadirkan kamera 200 MP juga menjadi pembeda, mengingat seri Fold sebelumnya kerap dianggap tertinggal dari seri S dalam hal fotografi.
Dengan inovasi layar lipat dan integrasi AI, perangkat ini menjadi salah satu gadget paling dinantikan di tahun 2026. Bagi pengguna yang mengutamakan spesifikasi tertinggi dan tidak keberatan dengan banderol premium, varian Ultra ini layak masuk daftar tunggu.