Mitsubishi Pajero Generasi Kelima Makin Dekat, S-AWC dan Ladder Frame Jadi Andalan Off-Road

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:04:01 WIB
Mitsubishi mengonfirmasi Pajero generasi kelima akan menggunakan platform ladder frame yang sama dengan Triton terbaru.

SUMATERA BARAT — Kabar terbaru soal SUV 'lintas medan' andalan Mitsubishi akhirnya mulai terkuak. Pabrikan asal Jepang itu mengonfirmasi bahwa Pajero generasi kelima akan lahir di atas platform ladder frame yang sama dengan pikap Triton terbaru. Keputusan ini sekaligus menjawab spekulasi panjang soal arah pengembangan mobil yang sempat dikabarkan berubah menjadi monokok.

Yang menarik, teknologi S-AWC yang selama ini identik dengan model berperforma tinggi seperti Lancer Evolution X, Outlander, dan Eclipse Cross, kini akan diracik ulang untuk kebutuhan off-road berat. Sistem ini akan bekerja sama dengan Active Yaw Control (AYC) yang memanfaatkan pengereman untuk mengatur distribusi torsi saat bermanuver di medan sulit.

Perpaduan S-AWC dengan Super Select 4WD-II

Mitsubishi tidak sekadar menempelkan S-AWC pada Pajero baru. Sistem tersebut akan diintegrasikan dengan Super Select 4WD-II yang sudah menjadi ciri khas Pajero selama ini. Hasilnya, pengemudi bisa memilih beberapa mode berkendara, mulai dari penggerak roda belakang murni, penggerak empat roda permanen, gigi reduksi, hingga pengunci diferensial.

Kombinasi ini bukan tanpa alasan. Mitsubishi sudah lebih dulu menerapkan S-AWC pada Triton dan menyebutnya sebagai pertama kalinya teknologi tersebut dipasang pada kendaraan berkonstruksi ladder frame. Pengalaman dari kompetisi reli pun ikut menjadi bahan pengembangan, sehingga kemampuan Pajero anyar diharapkan jauh lebih matang dari pendahulunya.

Suspensi yang Menyeimbangkan Off-Road dan Kenyamanan

Selain urusan traksi, Mitsubishi juga menyiapkan sistem suspensi anyar yang dirancang untuk dua karakter berkendara yang bertolak belakang. Saat melintasi medan kasar, suspensi ini diklaim mampu menyerap gundukan dan benturan besar dengan baik. Sementara di jalan aspal, sistem yang sama ditujukan untuk meredam getaran bodi yang tidak diinginkan.

Dengan pendekatan ini, penumpang diharapkan tidak cepat lelah saat menempuh perjalanan jauh. Pajero generasi kelima memang tidak hanya dituntut perkasa di lintasan berbatu, tapi juga nyaman dijadikan kendaraan harian di perkotaan.

Menunggu Debut Resmi di Jepang

Belum ada kepastian soal mesin yang akan digunakan, namun spekulasi mengarah pada penggunaan jantung mekanis yang sama dengan Triton, yakni diesel 2.4 liter MIVEC Turbo. Jika benar, Pajero baru akan mengusung tenaga yang lebih efisien dibanding generasi sebelumnya yang dikenal boros bahan bakar.

Mitsubishi tampaknya tidak ingin terburu-buru. Debut yang dijadwalkan pada musim gugur 2026 memberi ruang bagi pabrikan untuk menyempurnakan sistem S-AWC agar benar-benar matang. Pasar Indonesia, yang selama ini menjadi salah satu basis penggemar Pajero Sport, tentu menunggu apakah SUV ini akan masuk ke Tanah Air atau tidak.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top