Timnas Voli Putri Indonesia Target Lolos Enam Besar di AVC 2026, Hadapi Thailand dan Kazakhstan di Fase Grup

Penulis: Fadhli Usman  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:24:01 WIB
Timnas voli putri Indonesia menargetkan lolos enam besar pada AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026 di Tianjin, China.

SUMATERA BARAT — Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) resmi mengumumkan target tinggi untuk tim asuhan Marcos Sugiyama di ajang AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026. Skuad Garuda dijadwalkan bertanding di Tianjin, China pada 21-30 Agustus 2026.

Hasil undian menempatkan Indonesia di Pool B bersama Kazakhstan, Thailand, dan Australia. Dari tiga lawan tersebut, Thailand dan Kazakhstan dikenal sebagai langganan papan atas voli Asia, sementara Australia kerap menjadi batu sandungan bagi tim Asia Tenggara.

Target Enam Besar Bukan Sekadar Formalitas

Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, mengakui misi ini tidak mudah. Ia menegaskan target lolos enam besar sudah menjadi instruksi resmi pengurus kepada pelatih dan pemain.

"Lawan kita kuat, mudah-mudahan target bisa dicapai dan bisa lebih bagus lagi. Target kita masuk enam besar," kata Imam Sudjarwo dalam keterangannya.

Pernyataan itu keluar bukan tanpa alasan. AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026 menjadi turnamen kualifikasi menuju Olimpiade 2028 dan Piala Dunia Voli Wanita 2027, dua ajang yang selama ini menjadi mimpi besar voli putri Indonesia.

Komposisi Skuad: Khanza Putri Yansi Gantikan Syelomitha

Pelatih Marcos Sugiyama sudah memfinalisasi 14 pemain untuk turnamen ini. Dari daftar yang dirilis akun resmi PBVSI, ada satu perubahan menarik di posisi opposite: nama Syelomitha tidak masuk, digantikan Khanza Putri Yansi dan Arsela Nuari.

Di sektor outside hitter, Indonesia membawa lima pemain: Mediol Yoku, Azzahra Dwi Febynae, Ersandrina Devega, Venisa Dwi Oktaviani, dan Tina Syifa. Kelima nama ini diharapkan menjadi ujung tombak serangan Indonesia sepanjang turnamen.

Duet setter dipercayakan kepada Arneta Putri dan Shakira Ayu. Sementara di lini tengah, ada tiga middle blocker: Chelsea Berliana Nurtomo, Maradanti Namira, dan Geofanny Eka. Posisi libero diisi Indah Guretno dan Fajriahni Ema Herawati.

Ujian Berat di Fase Grup

Laga perdana melawan Australia bisa menjadi penentu mental tim. Jika mampu menang, peluang melaju ke babak gugur terbuka lebar. Namun jika kalah, jalan Indonesia menuju enam besar akan semakin terjal karena masih ada Thailand dan Kazakhstan menunggu.

Thailand saat ini berada di peringkat atas voli Asia dan rutin tampil di kejuaraan dunia. Kazakhstan juga bukan lawan sembarangan dengan postur pemain yang dominan di net. Indonesia butuh permainan cepat dan disiplin untuk menembus pertahanan kedua tim tersebut.

Turnamen ini menjadi momentum penting bagi regenerasi voli putri Indonesia. Dengan komposisi skuad yang relatif muda, pengalaman melawan tim-tim elite Asia akan sangat berharga untuk pembangunan tim jangka panjang.

Reporter: Fadhli Usman
Sumber: blokbojonegoro.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top