PASAMAN BARAT — Kegiatan reses yang digelar Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, di Jorong Koto Ampera berlangsung di tengah kehadiran Kepala Jorong serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Pertemuan yang digelar Jumat malam (21/8/2026) itu menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak untuk diperjuangkan melalui jalur legislatif.
Salah satu sorotan utama yang disampaikan warga adalah minimnya program pelatihan keterampilan bagi pemuda. Mereka berharap pemerintah daerah menghadirkan pelatihan yang bersifat praktis dan aplikatif, seperti keterampilan menjahit maupun perbengkelan.
Menurut warga, kehadiran pelatihan semacam itu dinilai penting untuk membekali pemuda dengan keahlian yang bisa langsung digunakan. Harapannya, keterampilan tersebut mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru di tengah keterbatasan lapangan kerja yang ada.
Selain persoalan keterampilan, warga juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang kerap tergenang saat hujan deras. Genangan air yang terjadi bahkan berpotensi menimbulkan banjir dan mengganggu aktivitas harian masyarakat.
Warga berharap persoalan ini mendapat perhatian serius dan dicarikan solusi yang tepat. Perbaikan saluran drainase dan penanganan infrastruktur jalan menjadi dua hal yang disorot agar genangan dan banjir tidak terus berulang setiap kali hujan turun.
Di sektor pertanian, aspirasi lain yang mengemuka adalah kebutuhan alat-alat pertanian. Dukungan sarana dan prasarana ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani sekaligus meringankan beban biaya dalam mengelola lahan.
Menanggapi hal tersebut, Ali Muda menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang masuk akan ditampung dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan serta kemampuan anggaran pemerintah daerah. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah nagari, pemerintah kabupaten, hingga pemerintah provinsi untuk menindaklanjuti berbagai persoalan tersebut.
“Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan kami tampung dan perjuangkan sesuai kewenangan,” ujar Ali Muda.
Dengan adanya reses ini, warga Jorong Koto Ampera berharap agar sejumlah aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti. Tujuannya jelas, agar program yang nantinya direalisasikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan pemuda, menangani banjir, serta memajukan sektor pertanian lokal.