Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis Dukung Penuh UKW, Wartawan Diminta Utamakan Akurasi di Tengah Derasnya Arus Informasi

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:01:01 WIB
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyatakan dukungan penuh terhadap Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) untuk meningkatkan profesionalisme insan pers.

Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas insan pers di daerah tersebut. Dukungan ini disampaikan Wali Kota Hendri Arnis di tengah pelantikan pengurus PWI setempat, Senin lalu, sebagai respons atas derasnya arus informasi digital yang menuntut wartawan tidak hanya cepat, tetapi juga akurat.

PADANG PANJANG — Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menegaskan bahwa wartawan yang kompeten adalah kunci utama dalam menyajikan berita yang berimbang dan objektif. Menurutnya, kecepatan penyebaran informasi di era digital harus sejalan dengan kemampuan verifikasi dan pemahaman mendalam terhadap kode etik jurnalistik.

"Pemerintah tentu sangat mendukung Ujian Kompetensi Wartawan ini. Wartawan yang kompeten akan mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, berimbang, objektif, serta tetap berpegang pada kode etik jurnalistik," ujarnya di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Senin.

Hendri menilai pers memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah. Namun, di tengah banjir informasi dari media sosial, ia mengingatkan agar kecepatan tidak mengalahkan akurasi.

Tekanan Kecepatan vs. Akurasi di Era Media Sosial

Hendri menyoroti tantangan terbesar wartawan saat ini bukan hanya pada kecepatan menyebarkan informasi, tetapi juga ketepatan dalam memverifikasi fakta. Ia menekankan bahwa berita yang salah justru akan merugikan publik dan merusak kredibilitas pers itu sendiri.

"Di tengah derasnya arus informasi dan media sosial, wartawan dituntut bukan hanya cepat, tetapi juga tepat. Jangan sampai kecepatan mengalahkan akurasi," katanya menegaskan.

Kritik yang membangun pun, lanjut Hendri, tetap diperlukan oleh pemerintah. Namun, kritik tersebut harus disampaikan berdasarkan data, fakta, dan kaidah jurnalistik yang benar, bukan sekadar opini tanpa dasar.

PWI Sumbar: UKW Bukan Akhir dari Proses Belajar

Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Padang Panjang yang dinilai memahami pentingnya wartawan kompeten. Ia menyebut dukungan ini sebagai sinyal positif bagi penguatan kemitraan antara eksekutif dan media.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis yang memberikan perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan UKW. Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah memahami betapa pentingnya wartawan yang kompeten dan profesional," kata Widya.

Widya menambahkan, UKW menguji pemahaman wartawan terhadap kode etik, tanggung jawab profesi, dan prinsip-prinsip jurnalistik. Ia berharap pengurus PWI yang baru dilantik segera memproses pelaksanaan ujian tersebut dengan dukungan penuh dari Pemkot.

"UKW bukanlah akhir dari proses belajar seorang wartawan. Justru setelah dinyatakan kompeten, tanggung jawab moral dan profesional seorang wartawan semakin besar untuk menjaga marwah pers dan memberikan informasi terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Ia pun mengingatkan agar wartawan mampu menjadi penyaring informasi bagi publik. "Jangan sampai karena mengejar kecepatan, prinsip-prinsip jurnalistik justru terabaikan," tegasnya.

Dengan adanya dukungan dari eksekutif dan kesiapan PWI, pelaksanaan UKW di Kota Padang Panjang diharapkan segera terealisasi. Hal ini dinilai akan berdampak langsung pada kualitas informasi yang diterima masyarakat dan memperkuat hubungan kerja yang sehat antara pemerintah dan pers.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top