PADANG — Desain jersi anyar Kabau Sirah tidak sekadar seragam bertanding. Bagi Vasko Ruseimy, ornamen rumah gadang yang tercetak di kain tersebut menjadi pengingat bahwa klub kebanggaan Ranah Minang itu adalah duta budaya di kompetisi nasional.
“Wah, ini sangat istimewa. Bukan hanya karena saya mendapat jersi, tetapi desainnya juga luar biasa. Ada gambar rumah gadang. Sebagai orang Minangkabau, kita harus bangga dengan budaya kita,” ujar Vasko usai menerima jersi perdana tersebut.
Vasko menilai penggunaan simbol khas daerah pada seragam tim menjadi pembeda di tengah gempuran klub-klub lain. Ketika berlaga di luar Sumatera Barat, atribut itu sekaligus menjadi alat promosi budaya yang efektif.
“Ketika Semen Padang bermain di tingkat nasional, yang dibawa bukan hanya nama klub. Tapi, ada nama Sumatera Barat, ada identitas Minangkabau yang kita banggakan,” kata Vasko.
Jersi kandang musim ini tetap didominasi warna merah dengan sentuhan kepala kerbau yang merupakan logo klub. Sementara itu, jersi tandang tampil beda dengan transisi warna biru muda ke kuning pada bagian bawah, dimaknai sebagai simbol keberanian bertanding di luar daerah.
Manajemen tidak main-main menghadapi musim ini. Presiden Klub Andre Rosiade menegaskan target tertinggi sudah dipatok sejak dini di bawah arahan pelatih Nil Maizar.
“Kami sudah menargetkan tim kepelatihan di bawah pelatih Nil Maizar, juara Liga 2 itu wajib,” tegas Andre.
Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Semen Padang FC mengumumkan 35 pemain yang siap mengarungi Championship 2026/2027 dan Piala Liga. Skuad ini diperkuat deretan nama berpengalaman seperti Ilija Spasojevic, Stefano Lilipaly, Esteban Viscara, Hargianto, Safrudin Tahar, dan Rezaldi Hehanusa.
Kabau Sirah tidak hanya mengandalkan pemain senior. Delapan pemain U-21 masuk dalam skuad utama, termasuk Mierza Firjatullah yang tercatat sebagai bagian dari tim nasional Indonesia kelompok usia.
Untuk posisi pemain asing, tiga nama dikunci untuk musim ini: Igor Cukovic, Lazar Zlicic, dan Junior Batista. Kombinasi pengalaman dan tenaga muda diharapkan menjadi kunci konsistensi tim sepanjang musim.
Karena stadion kebanggaan di Padang belum siap, Semen Padang FC akan menggunakan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, sebagai kandang sementara. Keputusan ini diambil agar tim tetap bisa menjalani laga kandang dengan dukungan penuh suporter.
Semen Padang FC tergabung di Grup A Championship 2026/2027. Laga perdana akan dijalani dengan menghadapi tuan rumah Persiraja Banda Aceh pada 13 September 2026.
Kompetisi kasta kedua musim ini diikuti 20 klub yang terbagi dalam dua grup. Juara masing-masing grup otomatis lolos ke Super League 2027/2028, sementara satu tiket promosi terakhir diperebutkan lewat laga antara peringkat kedua dari masing-masing grup.
Perjuangan tim kebanggaan masyarakat Sumatera Barat ini diharapkan tidak hanya menghadirkan prestasi, tetapi juga menjadi panggung untuk memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau ke seluruh Indonesia.