Semen Padang FC Targetkan Juara Liga 2 2026-2027, IKM Borong 30.000 Tiket Laga Kandang Perantau Minang

Penulis: Fadhli Usman  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:37:02 WIB
Manajemen Semen Padang FC menargetkan juara Liga 2 2026-2027 dalam peluncuran tim di Jakarta.

PADANGSemen Padang FC membuka musim 2026-2027 dengan ambisi penuh untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional. Target yang dicanangkan manajemen bukan sekadar promosi, melainkan keluar sebagai juara Liga 2, sebuah standar baru yang diusung jajaran direksi klub.

Presiden Klub Andre Rosiade menyampaikan langsung tekad tersebut saat peluncuran tim di Jakarta. Ia mengajak seluruh pemain memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan.

"Kepada seluruh pemain, saya mengajak untuk bekerja keras dan memberikan kemampuan terbaik. Target kita hanya satu, yaitu menjadi juara Liga 2 dan meraih promosi ke Liga 1," ujarnya.

Perombakan Manajemen dan Sosok Pelatih Baru di Kursi Kabau Sirah

Keseriusan mengejar tiket promosi terlihat dari struktur organisasi anyar yang dibentuk. CEO Amar Tsaqif, COO Levy, CFO Fredo, serta GM Deni Sultan kini memegang kendali operasional klub. Nama Suhatman Imam hadir sebagai pelatih kepala, bagian dari pembenahan yang disebut Andre untuk membangun klub yang lebih profesional dan modern.

Andre mengapresiasi kerja tim pelatih dan ofisial dalam menyiapkan skuad. Ia menilai kehadiran Suhatman Imam menjadi sinyal penguatan tim menjelang kompetisi.

30.000 Tiket Ludes Dikolektif IKM untuk Laga Kandang Perdana

Euforia menyambut musim baru tidak hanya datang dari manajemen. Ikatan Keluarga Minang (IKM) bergerak cepat dengan memborong 30.000 tiket untuk pertandingan kandang perdana yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026. Tiket tersebut akan didistribusikan kepada perantau Minang melalui jaringan IKM di berbagai daerah.

Dukungan serupa diberikan untuk laga uji coba internasional. IKM kembali membeli 5.000 tiket pertandingan melawan Hougang United FC dari Liga Primer Singapura yang akan digelar di Stadion Patriot, Bekasi, pada 5 September 2026.

"Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian menunjukkan bahwa Semen Padang FC bukan hanya milik masyarakat Sumatera Barat, tetapi juga milik seluruh perantau Minang di berbagai daerah," kata Andre.

Jersey Resmi dan Ekosistem Suporter Jadi Prioritas

Manajemen tidak hanya fokus pada hasil di lapangan. Andre mengajak suporter ikut membangun ekosistem sepak bola sehat dengan membeli jersey resmi dan memadati stadion sepanjang musim. Ia menegaskan klub ini adalah milik bersama masyarakat Minang, baik di ranah maupun rantau.

"Klub ini adalah milik kita bersama. Semen Padang FC bukan hanya milik orang Sumatera Barat, tetapi juga milik seluruh masyarakat Minang di ranah dan rantau. Karena itu, mari kita jaga dan kita dukung bersama-sama," ujarnya.

Dengan dukungan finansial dari pembelian tiket kolektif dan pembenahan struktur tim, Semen Padang FC kini memiliki modal besar untuk mengakhiri penantian panjang kembali ke Liga 1.

Reporter: Fadhli Usman
Sumber: ranahnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top