Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi memulai revitalisasi drainase Pasar Bawah, pasar tradisional terbesar di kota tersebut, untuk mengatasi genangan air yang kerap membuat lantai pasar becek. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, memantau langsung proses pekerjaan yang sengaja dilakukan pada malam hari agar aktivitas jual beli dari pagi hingga sore tidak terganggu.
BUKITTINGGI — Proyek perbaikan saluran air di Pasar Bawah Bukittinggi memasuki tahap awal pengerjaan. Wali Kota Ramlan Nurmatias meninjau langsung pelaksanaan proyek tersebut pada Rabu (26/8) dan memastikan material berupa besi telah masuk ke lokasi.
"Kita laksanakan pekerjaan di malam hari. Pelaksanaannya cukup baik, besi-besi sudah masuk. Kita harapkan pekerjaan perbaikan drainase ini berjalan maksimal," kata Ramlan.
Peremajaan drainase di Pasar Bawah dinilai mendesak karena saluran air terakhir kali dibangun pada 1998. Kondisi itu membuat saluran dipenuhi tanah sehingga aliran air tidak lancar dan memicu genangan di sejumlah titik pasar.
"Menurut catatan, terakhir tahun 1998 dan kita lihat bahwa drainase itu penuh dengan tanah. Jadi mulai sekarang kita perbaiki lagi, dibongkar isinya, dicor lagi, di cor lantainya, kiri kanan, sampai atas," jelas Ramlan.
Pemkot menargetkan aliran air dari dalam pasar dapat mengalir lancar menuju saluran induk setelah proyek ini rampung. Dengan begitu, lantai pasar tidak lagi becek dan aktivitas pedagang maupun pembeli menjadi lebih nyaman.
Perbaikan drainase menjadi langkah awal dari rencana rehabilitasi menyeluruh Pasar Bawah. Pemkot Bukittinggi telah menyiapkan program bertahap yang mencakup penggantian lantai, pembangunan WC baru, kamar mandi, hingga mushalla sesuai kebutuhan masyarakat.
Selanjutnya, pemerintah kota juga berencana mengganti atap Pasar Bawah dengan konsep atap anggar. Seluruh pekerjaan tersebut dianggarkan setiap tahun secara bertahap agar pasar tradisional ini tetap menjadi tujuan utama warga berbelanja.
Di tengah modernisasi pasar, Pemkot Bukittinggi menegaskan komitmennya untuk mempertahankan karakter historis Pasar Bawah. Ramlan menyebut elemen batu-batu tua yang menjadi ciri khas pasar akan tetap dipelihara.
"Tujuan kita adalah, kita ingin mempertahankan pasar tradisional Pasar Bawah. Artinya apa, batu-batu itu tetap kita pelihara dan kita ingin, bagaimana Ibu-Ibu kita dulu berjualan bakatidiang, itu kita pertahankan," ujarnya.
Dengan perbaikan yang berkelanjutan, Pemkot berharap warga dapat berbelanja di Pasar Bawah dengan nyaman dan bersih tanpa kehilangan nuansa tradisionalnya.