Stadion Utama Sumatera Barat Kembali Bergema, Jadi Panggung Liga 4 dan Turnamen Usia Muda

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 11:59:31 WIB
Ribuan penonton memadati tribun Stadion Utama Sumatera Barat di Lubuk Alung, Padang Pariaman, saat menggelar laga Liga 4 Sumbar dan Sumatera Junior League, Minggu (30/8/2026).

Ribuan penonton memadati tribun Stadion Utama Sumatera Barat di Lubuk Alung, Padang Pariaman, Minggu (30/8/2026). Stadion yang mangkrak sejak 2014-2015 itu kembali menggelar laga Liga 4 Sumbar dan turnamen kelompok umur Sumatera Junior League.

PADANG PARIAMAN — Ribuan pasang mata tertuju ke lapangan hijau Stadion Utama Sumatera Barat di Lubuk Alung, Minggu (30/8/2026). Tribun utama yang belasan tahun hanya menjadi sarang burung dan semak belukar kini penuh sesak. Suporter rela berdiri berdesakan demi menyaksikan aksi tim kesayangan mereka.

Dua ajang menghidupkan stadion ini: Liga 4 Sumatera Barat, kompetisi amatir tingkat regional, serta Sumatera Junior League untuk pembinaan kelompok umur. Kedua event itu menegaskan stadion kebanggaan masyarakat Sumbar tak lagi terbengkalai.

Liga 4 dan Sumatera Junior League: Panggung Baru bagi Pemain Muda

Kebangkitan stadion ini bukan sekadar panggung antarklub. Liga 4 yang bergulir di lapangan ini menjadi jalur promosi menuju kompetisi nasional. Sementara Sumatera Junior League memberi ruang latih tanding bagi pemain usia dini di Sumatera Barat.

Antusiasme klub cukup tinggi. Beberapa pertandingan bahkan disaksikan langsung perwakilan Asprov PSSI Sumatera Barat yang menilai kualitas lapangan dan fasilitas penunjang.

Mangkrak Sejak 2014-2015 karena Keterbatasan Anggaran

Jalan panjang untuk mengembalikan fungsi stadion ini tak mudah. Sejak 2014-2015, Stadion Utama Sumatera Barat mangkrak total. Proyek yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhenti di tengah jalan lantaran alokasi anggaran tak mencukupi.

Struktur tribun dan atap stadion dibiarkan tak terawat. Rumput liar mendominasi kawasan ini, membuat warga sekitar pesimistis stadion bisa beroperasi lagi.

Kembalinya Gugah Semangat Suporter dan Pembinaan Sepak Bola

Teriakan dan dukungan dari tribun kembali bergema. Kehadiran penonton yang rela berdiri membuktikan kerinduan besar masyarakat akan atmosfer sepak bola langsung.

Fungsi stadion yang aktif diharapkan tak berhenti pada dua ajang tersebut. Pengelola dituntut memastikan operasional berkelanjutan, termasuk perawatan rumput dan drainase lapangan yang menjadi standar utama kompetisi.

Klub-klub lokal mulai menjadwalkan laga kandangnya di sini. Regenerasi pemain dan gairah suporter Sumatera Barat dapat tumbuh dari stadion yang sebelumnya nyaris dilupakan ini.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top