BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Padang dan Sejumlah Kota Besar Senin Ini

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 23:21:06 WIB
Hujan ringan diprakirakan BMKG mengguyur Padang dan sejumlah kota besar di Indonesia pada Senin.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan mengguyur Padang dan belasan kota besar lainnya pada Senin. Prakirawan BMKG, Ina, merilis daftar wilayah yang terdampak. Sejumlah kota lain diprediksi cerah berawan hingga berawan tebal.

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan berpotensi mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia pada Senin.

Prakirawan BMKG, Ina, merinci hujan ringan diprakirakan terjadi di Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Serang, Bandung, dan Tanjung Selor.

"Sementara kota yang diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal, yakni Banda Aceh, Pangkalpinang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Samarinda," ujar Ina dalam siaran yang diikuti dari Jakarta, Senin.

BMKG juga mengingatkan potensi udara kabur di Jambi, Bandar Lampung, dan Pontianak. Palangkaraya dan Banjarmasin berpotensi diliputi asap atau kabut.

Wilayah Timur

Untuk Indonesia bagian timur, hujan ringan diprakirakan terjadi di Mamuju, Ambon, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya. Adapun Denpasar, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, dan Jayapura diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal.

Potensi Lainnya

BMKG mencatat potensi hujan disertai petir di Merauke serta udara kabur di Palu. Sementara Mataram berpotensi mengalami asap atau kabut.

BMKG menyebutkan daerah perlambatan angin atau konvergensi berpotensi terbentuk di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Papua, Papua Selatan, dan Papua Tengah. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah terdampak.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top