Pembangunan 80 Unit Huntap untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Agam Resmi Dimulai

Penulis: Ridwan Azhari  •  Kamis, 03 September 2026 | 20:45:01 WIB
Pembangunan 80 unit hunian tetap bagi korban bencana hidrometeorologi di Agam resmi dimulai.

Proses pembangunan 80 unit hunian tetap (huntap) untuk korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, resmi dimulai. Serah terima lokasi pekerjaan dan personel ditandai melalui agenda Mutual Check Awal (MC-O) di Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan.

LUBUKBASUNG — Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Kabupaten Agam menyatakan pembangunan 80 unit hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana telah memasuki tahap pelaksanaan. Lokasi proyek berada di kawasan Balai Benih Ikan (BBI) Gumarang, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan.

Tahap awal konstruksi ditandai dengan kegiatan penyerahan lokasi pekerjaan serta pelaksanaan bersama Mutual Check Awal (MC-O) pada Rabu (2/9/2026). Prosesi ini dipimpin langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus Satker Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera Barat, Ridho Ruzika.

Tim Pelaksana dan Pengawas Proyek

Pelaksana pekerjaan dipercayakan kepada PT Dame Uli Jadiaman Indah. Penyerahan lokasi turut dihadiri unsur Polsek Palembayan, Koramil 11 Palembayan, pemerintah kecamatan, perangkat nagari, hingga tokoh masyarakat setempat.

Ridho menekankan agar seluruh pekerjaan mengikuti spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Ia menilai koordinasi antara pemerintah, kontraktor, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci kelancaran pembangunan ke depan.

Hunian Layak untuk Pulihkan Kehidupan Korban

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agam, Rinaldi, menyebut proyek ini bukan sekadar penyediaan rumah fisik. Menurutnya, keberadaan huntap menjadi bagian penting dari proses pemulihan sosial dan ekonomi warga yang sempat kehilangan tempat tinggal.

"Pembangunan huntap ini tidak hanya berkaitan dengan penyediaan rumah, tetapi juga merupakan bagian dari proses pemulihan masyarakat agar dapat kembali menjalani kehidupan secara aman dan layak," jelas Rinaldi di Lubukbasung, Kamis.

Ditujukan bagi Warga Terdampak Bencana Akhir 2025

Ratusan unit rumah yang dibangun ini khusus diperuntukkan bagi warga Kecamatan Palembayan yang menjadi korban bencana hidrometeorologi besar pada akhir 2025 lalu. Bencana tersebut memaksa banyak keluarga mengungsi dan kehilangan tempat tinggal permanen.

Dengan dimulainya tahap konstruksi ini, pemerintah menargetkan proses pembangunan berjalan sesuai mutu dan jadwal yang ditentukan. Rinaldi berharap seluruh pihak turut mengawal pekerjaan agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat penerima bantuan.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top