SAWAHLUNTO — Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sirkuit I Panjat Tebing Sumatera Barat 2026 resmi berakhir di Kawasan Silo, Kota Sawahlunto, Minggu (13/9/2026). Tuan rumah keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan 46 medali: 20 emas, 12 perak, dan 14 perunggu.
Kompetisi yang dibuka Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Ketua Umum Pengprov FPTI Sumatera Barat Muhammad Zuhrizul itu diikuti perwakilan dari 15 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Ajang ini menjadi tolok ukur pembinaan atlet menuju Porprov XVI Sumbar.
Dua atlet Sawahlunto menonjol lewat gelar ganda. Nania Inlove Yusuf mengawinkan juara pertama Lead U15 dan Lead U17 Putri, sementara Affan Syafaat Yusuf menyapu bersih Lead U17 dan Lead U19 Putra.
Di nomor Lead U17 Putra, Affan mengungguli trio Padang Panjang: Akbar Albukhary di posisi kedua, disusul Yafi Hidayatullah dan Azka Zakwan Alfajri di posisi ketiga. Pada Lead U19 Putra, ia menundukkan rekan sedaerahnya Vidi Alviano di posisi kedua, serta Adhifra Ramadhan dari Agam dan Akbar Albukhary di posisi ketiga.
Nania menutup Lead U17 Putri dengan mengungguli Fenisa Mutia Sari di posisi kedua, serta Anggi Desiana dan Fahiza Rahmi di posisi ketiga. Di Lead U15 Putri, ia unggul atas Fahiza Rahmi dari Tanah Datar, dengan Anggi Desiana dan Akyus Kayla dari Agam di posisi ketiga.
Di nomor Speed World Record Umum Putra, Fitto Erlangga dari Sawahlunto keluar sebagai juara pertama, mengungguli Fahrul Razi Julerman dari Agam dan Vidi Alviano dari Sawahlunto. Sementara di Speed World Record Umum Putri, Zahwa Fariza dari Sawahlunto naik podium utama, disusul Bela Auli Yuliana dari Pasaman Barat.
Gelar Lead Umum Putra direbut Vidi Alviano, disusul Fitto Erlangga di posisi kedua, serta Dedek Noprianto dari Pesisir Selatan dan Rilki Ade Saputra dari Sawahlunto di posisi ketiga. Lead Umum Putri dimenangi Zahwa Fariza, diikuti Keyla Kasih Ariesta, serta Dara Apri Riani dan Nadira Salsabila yang sama-sama dari Sawahlunto.
Kejutan datang di Speed Classic U15 Putra. Rimba Langit Pembawa Berkah dari Mentawai merebut juara pertama, mengungguli Faiz Dzikran Muafa di posisi kedua serta Haziq Ivander Garcya dari Sawahlunto dan Nabil Azka Nugraha dari Padang Pariaman di posisi ketiga.
Riyanda Putra menilai penyelenggaraan kejuaraan berdampak langsung ke sektor pariwisata dan ekonomi warga. Kehadiran puluhan atlet dan pendamping dari berbagai daerah yang menginap di Sawahlunto menggeliatkan UMKM kuliner dan usaha akomodasi lokal.
"Penyelenggaraan kegiatan olahraga dapat sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi wisata dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat," kata Riyanda.
Ia menambahkan bahwa Pemko Sawahlunto berkomitmen memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap peningkatan prestasi FPTI Sawahlunto, serta membuka pintu bagi pengurus untuk mengomunikasikan kebutuhan pengembangan atlet.
Ketua Pelaksana Kejuaraan sekaligus Ketua FPTI Kota Sawahlunto, Letda Aspil Abyas, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kompetisi. Ia mengapresiasi sinergi pemerintah kota, KONI Sawahlunto, Pengprov FPTI Sumbar, pengurus FPTI kabupaten dan kota, panitia lokal, hingga sponsor.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sawahlunto, Meldi Hidayah Marta, memuji kesiapan panitia yang merancang kejuaraan secara maksimal di tengah keterbatasan waktu dan kondisi.
"Bagi para atlet, kami mengucapkan selamat. Tetap semangat dan tetap rendah hati untuk menyambut Porprov XVI Sumbar nanti," tutur Meldi.
Ia menegaskan jajarannya akan terus mendukung program pembinaan atlet yang berintegrasi dengan konsep sport tourism demi menjaga roda perekonomian kota tetap berputar.