BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Pasaman Barat dan Agam, Warga Diminta Waspadai Banjir dan Longsor

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:16:31 WIB
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Pasaman Barat dan Agam.

PADANG — Dua kabupaten di Sumatera Barat masuk kategori waspada tinggi terhadap cuaca ekstrem pada hari itu. Pasaman Barat dan Agam diprakirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, sementara hujan intensitas sedang sampai lebat berpotensi mengguyur kedua daerah tersebut bersama Padang Pariaman pada siang hingga sore.

Peringatan tidak berhenti di tiga wilayah itu. BMKG juga meminta warga Kepulauan Mentawai, Kota Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Sijunjung, dan sekitarnya mewaspadai hujan sedang hingga lebat yang dapat turun sewaktu-waktu.

Pola Cuaca Seharian: Pagi Berawan, Malam Hujan Ringan

Pada pagi hari, langit Sumbar diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, dan Dharmasraya.

Memasuki malam, cuaca berawan hingga hujan ringan. Hujan ringan berpotensi mengguyur Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, dan Pasaman pada dini hari.

Suhu 19–29 Derajat Celsius, Kelembapan Capai 98 Persen

BMKG mencatat suhu udara di Sumbar berkisar 19–29 derajat Celsius dengan kelembapan 70–98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat laut pada kecepatan 4–28 kilometer per jam.

Kombinasi kelembapan tinggi dan hujan lebat menjadi pemicu utama genangan di kawasan rendah. Daerah rawan longsor di sekitar Agam dan Pasaman Barat perlu perhatian lebih karena struktur tanah yang sudah jenuh air.

Wilayah Rawan Genangan dan Longsor Jadi Prioritas Kewaspadaan

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah berpotensi terdampak meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak hujan lebat. Genangan air, banjir, dan tanah longsor di daerah rawan disebut sebagai risiko utama yang perlu diantisipasi warga.

Warga yang tinggal di bantaran sungai dan lereng bukit diminta memantau kondisi sekitar. Jika hujan deras berlangsung lebih dari satu jam, warga diimbau menjauh dari area rawan dan melapor ke aparat setempat.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: klikpositif.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top