SUMATERA BARAT — Stasiun kereta kini bukan cuma tempat transit, tapi juga spot berburu kuliner yang bikin penumpang betah datang lebih awal. Dari kopi segar sampai angkringan legendaris, sejumlah stasiun di Jawa menawarkan pilihan jajanan yang beragam. Berikut empat stasiun yang layak masuk daftar singgah.
Modernisasi layanan kereta api ikut mengubah wajah stasiun di sejumlah kota. Area concourse yang dulu kosong kini dipenuhi gerai makanan, toko oleh-oleh, dan kedai kopi. Bagi penumpang yang sering bepergian, momen menunggu kereta berubah jadi kesempatan berburu camilan.
Sebagai salah satu stasiun pemrakarsa modernisasi layanan penumpang antarkota, Gambir punya pilihan kuliner paling lengkap. Di area concourse dan lantai dasar berdiri puluhan gerai makanan nasional hingga internasional.
Ada toko roti beraroma kopi khas stasiun, gerai makanan siap saji, sampai kedai jajanan tradisional seperti pastel dan kue basah. Stasiun ini paling praktis buat penumpang yang cari buah tangan atau sarapan cepat sebelum berangkat.
Atmosfer kuliner khas Sunda terasa kental di stasiun ini, baik di dalam area stasiun maupun sekitarnya. Tenant di dalam stasiun menjual pisang molen hangat, batagor, hingga siomay khas Bandung.
Kalau waktu transit masih panjang, pintu keluar stasiun—terutama area Pintu Utara dan Selatan—memudahkan akses ke berbagai penjaja kuliner jalanan. Cocok buat yang ingin mencicipi jajanan lokal tanpa keluar jauh dari stasiun.
Selain strategis, Stasiun Tugu jadi titik kumpul favorit para pemburu jajanan. Di area hall dan koridor, deretan kafe kekinian dan toko oleh-oleh khas Jogja seperti bakpia hangat melayani penumpang sepanjang hari.
Suasana kuliner makin hidup saat malam. Begitu keluar ke kawasan Jalan Pasar Kembang atau selasar Malioboro yang menempel langsung dengan stasiun, penumpang disambut angkringan khas Jogja, kopi joss, dan aneka sate-satean dengan harga terjangkau.
Sebagai stasiun sentral KRL Commuter Line dan Kereta Bandara, Manggarai melayani ratusan ribu penumpang setiap hari. Kepadatan itu diimbangi variasi tenant makanan dan minuman kekinian di lantai concourse.
Mulai dari kedai kopi susu gula aren, bakery ala Jepang, penjual gorengan modern, sampai gerai minuman boba ternama tersedia di sini. Stasiun ini jadi penyelamat pekerja komuter yang butuh ganjal perut praktis di jam berangkat maupun pulang kerja.
Perkembangan food and beverage di stasiun kereta tak lepas dari tingginya mobilitas masyarakat yang menuntut kepraktisan. Tenant kuliner yang tertata rapi dan bersih membuat stasiun terasa seperti mini mall yang ramah pejalan kaki.
Buat yang berencana naik kereta dalam waktu dekat, datang sedikit lebih awal bisa jadi pilihan. Selain menghindari risiko tertinggal, waktu tunggu bisa dipakai mengeksplorasi ragam jajanan di stasiun.