Pengguna iPhone Duo Laporkan Layar Retak Dini, Dugaan Masalah Engsel Mencuat

Penulis: Fadhli Usman  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 10:51:00 WIB
Sejumlah pengguna iPhone Duo melaporkan retakan pada layar bagian dalam tak lama setelah perangkat digunakan.

SUMATERA BARAT — Sejumlah pengguna iPhone Duo melaporkan layar bagian dalam perangkat retak tak lama setelah dipakai, sebagian bahkan saat proses pengaturan awal. Laporan muncul setelah iPhone Duo mulai dijual pada Jumat (23/10), dengan pola kerusakan serupa di garis tengah lipatan. Dugaan awal mengarah ke komponen engsel yang diduga menekan layar dari bawah.

Pola kerusakan yang dilaporkan cenderung sama: retakan memanjang di garis tengah lipatan, disertai area layar yang menyala putih secara horizontal. Media 9to5Mac mencatat telah menemukan sekitar 10 kasus berbeda, sementara skala keseluruhan masalah belum bisa dipastikan.

Kapan Kerusakan Mulai Terjadi

Keluhan mengalir setelah iPhone Duo resmi dijual pada Jumat (23/10). Sebagian pemilik membagikan pengalaman mereka di forum iPhone Duo di Reddit, lengkap dengan foto perangkat yang retak di titik yang nyaris identik.

Diskusi juga meluas ke X. Akun @AnxiousHolly mengunggah ulang sejumlah foto perangkat retak dari Reddit dan menandai kemungkinan masalah yang ia sebut "CrackGate".

"iPhone Duo mungkin memiliki masalah CrackGate. Ada begitu banyak kasus di Reddit yang menunjukkan perangkat retak di tempat yang persis sama," tulis @AnxiousHolly dalam unggahannya, Minggu (25/10).

Dugaan Arah Masalah pada Engsel

Dilansir AppleInsider, pembongkaran perangkat oleh YouTuber CuriousHagi memperlihatkan komponen engsel yang patah di lokasi berdekatan dengan titik awal kerusakan layar. Sebelum membongkar, CuriousHagi menjalankan pengujian ekstrem dengan melibatkan banyak kotoran dan menekuk engsel ke arah berlawanan.

Perangkat itu kemudian tidak bisa tertutup sepenuhnya dan mengeluarkan bunyi patahan saat kembali dibuka. Setelah layar dilepas, ia menemukan komponen engsel yang terhubung ke pelat penyangga bagian atas telah patah, sementara bagian bawah layar memperlihatkan bekas yang diduga akibat benturan komponen tersebut.

Temuan itu memunculkan dugaan bahwa mekanisme engsel yang tidak bergerak sebagaimana mestinya dapat patah dan menekan layar dari bawah. Meski begitu, hasil pengujian ekstrem tersebut belum membuktikan penyebab kerusakan pada perangkat pengguna dalam pemakaian sehari-hari.

Respons Apple dan Kendala Penggantian

9to5Mac melaporkan sebagian besar pengguna terdampak yang mereka amati bisa mendapatkan perangkat pengganti di Apple Store. Prosesnya relatif lancar bagi pemilik yang membeli langsung di gerai resmi.

Pengalaman berbeda dialami sebagian pembeli melalui operator seluler karena stok pengganti tidak langsung tersedia. Seorang pengguna bahkan mengaku diminta membayar perbaikan setelah kerusakan perangkatnya dianggap terjadi akibat terjatuh.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Apple soal penyebab retakan maupun kebijakan penggantian menyeluruh. Bagi calon pembeli di Indonesia, kasus ini menjadi catatan penting untuk memeriksa kondisi layar dan engsel sejak hari pertama penggunaan, sekaligus menyimpan bukti pembelian agar klaim garansi lebih mudah diproses.

Reporter: Fadhli Usman
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top