BMKG Minangkabau Peringatkan Hujan Lebat di Agam hingga Pesisir Selatan, Warga Diminta Waspada Siang Ini

Penulis: Fadhli Usman  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:16:01 WIB
Peringatan dini BMKG Minangkabau mencakup sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada Rabu (28/10/2026).

PADANG — Peringatan dini BMKG Minangkabau dirilis pukul 08.35 WIB dan mencakup sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Selain empat kabupaten yang berpotensi dilanda hujan lebat pada siang hari, Kabupaten Lima Puluh Kota diperkirakan mengalami kondisi serupa pada malam hari.

Pagi hari di Sumbar umumnya cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpotensi turun di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, dan Pesisir Selatan sebelum aktivitas warga dimulai.

Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Hujan Lebat Siang Ini?

BMKG mencatat empat wilayah dengan potensi hujan sedang hingga lebat pada siang hingga sore. Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, dan Pesisir Selatan masuk daftar utama.

Pada malam hari, giliran Kabupaten Lima Puluh Kota yang diperkirakan diguyur hujan dengan intensitas serupa. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas warga yang pulang kerja atau melintas di jalur lintas Sumbar.

Peringatan dini BMKG juga mencakup Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Padang, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Dharmasraya, dan wilayah sekitarnya. Daftar ini lebih luas dari prakiraan siang hari karena mencakup potensi hujan lebat sepanjang periode peringatan.

Suhu 19–30 Derajat Celsius, Kelembapan Capai 98 Persen

BMKG mencatat suhu udara di Sumbar berkisar 19–30 derajat Celsius. Kelembapan udara berada di rentang 65–98 persen, angka yang cukup tinggi untuk memicu pertumbuhan awan hujan.

Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 4–28 kilometer per jam. Kombinasi kelembapan tinggi dan angin dari arah tersebut lazim menjadi pemicu hujan lebat di wilayah Sumatera Barat.

Apa Dampak yang Perlu Diwaspadai Warga?

BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Imbauan ini menyasar warga di kabupaten dan kota yang masuk daftar peringatan dini.

Hujan lebat di wilayah berbukit seperti Agam dan Tanah Datar berpotensi memicu longsor dan banjir bandang. Warga yang tinggal di lereng atau bantaran sungai diminta memantau kondisi sekitar.

Di Pesisir Selatan dan Padang Pariaman, hujan lebat kerap berbarengan dengan air pasang sehingga memperparah genangan di kawasan pesisir. Pengendara yang melintas di jalur lintas Sumbar juga perlu berhati-hati karena jalan licin dan jarak pandang terbatas.

Prakiraan cuaca ini berlaku untuk Rabu (28/10/2026). Warga disarankan memantau pembaruan informasi dari BMKG Minangkabau sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Reporter: Fadhli Usman
Sumber: klikpositif.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top