PADANG — Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) merupakan dua mata uang kripto paling populer, tetapi keduanya berjalan di blockchain berbeda dengan tujuan yang tidak sama. Bitcoin lebih banyak diposisikan sebagai penyimpan nilai atau "emas digital", sementara Ethereum dirancang sebagai platform terdesentralisasi untuk menjalankan kontrak pintar. Perbedaan mendasar itu berdampak langsung pada kecepatan dan biaya transaksi keduanya.
Bitcoin memproses blok kira-kira setiap 10 menit. Ethereum memproses blok rata-rata setiap 13 detik. Selisih waktu blok inilah yang menjadi titik awal perbandingan kecepatan transaksi antara kedua aset tersebut.
Untuk setoran, selisih kecepatan antara kedua mata uang sering tidak terasa bagi pengguna. Platform umumnya hanya membutuhkan satu konfirmasi di blockchain untuk mengkreditkan dana ke akun.
Karena satu konfirmasi Ethereum jauh lebih cepat dibandingkan Bitcoin, setoran ETH bisa masuk sedikit lebih awal. Dalam praktiknya, kedua metode sama-sama cepat dengan dana tersedia dalam 2 hingga 5 menit.
Alur setoran umumnya berjalan begini: pengguna masuk ke akun dan membuka halaman kasir, memilih Bitcoin atau Ethereum sebagai metode pembayaran, lalu mengirim kripto ke alamat unik yang diberikan platform. Setelah itu pengguna menunggu konfirmasi jaringan, umumnya 1 dari 1 untuk ETH dan 1 dari 6 untuk BTC, sebelum dana dikreditkan dan siap dipakai.
Pada penarikan, pilihan mata uang kripto paling berpengaruh. Proses verifikasi internal platform relatif sama, tetapi setelah permintaan disetujui, waktu pemrosesan di blockchain menjadi faktor pembatas.
Penarikan Ethereum jauh lebih cepat. Setelah disetujui, penarikan ETH umumnya diproses dan terlihat di dompet pengguna dalam waktu kurang dari 10 menit.
Penarikan Bitcoin bisa memakan waktu 20 menit hingga lebih dari satu jam, tergantung kepadatan jaringan dan biaya yang dipilih pengirim. Semakin padat antrean transaksi, semakin lama dana sampai ke tujuan.
Selain kecepatan, biaya jaringan menjadi pertimbangan kedua. Biaya transaksi Bitcoin dan Ethereum bergerak mengikuti tingkat kepadatan jaringan pada saat transaksi dikirim. Pengguna yang memilih biaya lebih tinggi biasanya mendapat prioritas konfirmasi lebih cepat.
Untuk memanfaatkan kecepatan pembayaran, pengguna dapat memakai penawaran promosi yang tersedia di platform masing-masing. Biasanya ada bonus pendaftaran tanpa setoran untuk mencoba layanan, lalu bonus setoran yang kerap disertai putaran gratis pada mesin slot populer. Ketentuan taruhan pada setiap promosi sebaiknya diperiksa lebih dulu sebelum diklaim.
Jika kecepatan murni menjadi prioritas utama, Ethereum adalah pilihan yang lebih unggul untuk penarikan hampir instan. Waktu blok 13 detik membuat konfirmasi ETH jauh lebih singkat dibandingkan Bitcoin yang membutuhkan sekitar 10 menit per blok.
Bitcoin tetap punya tempatnya sebagai aset penyimpan nilai dengan jaringan yang lebih mapan. Namun untuk kebutuhan transaksi cepat dengan dana yang ingin segera terlihat di dompet, Ethereum menawarkan waktu tunggu yang lebih pendek.