PADANG — Rombongan Majelis Wilayah KAHMI–FORHATI Sumatera Barat menemui Gubernur Mahyeldi Ansharullah untuk meminta dukungan dan fasilitasi pelantikan kepengurusan wilayah. Pertemuan berlangsung di Mushala rumah dinas gubernur, selepas shalat Subuh.
Delegasi terdiri dari Sabar AS dan Yofialdi, didampingi Ketua Panitia Pelaksana Zulnaidi, Agustian Piliang, serta Ardi Waminggo. Kedatangan mereka membawa dua agenda sekaligus: mematangkan pelantikan Majelis Wilayah KAHMI–FORHATI Sumbar dan meminta restu gubernur atas pencalonan Sumbar sebagai tuan rumah Munas KAHMI 2027.
Sabar AS menyebut agenda utama pertemuan adalah mendukung dan menyukseskan pelantikan Majelis Wilayah KAHMI–FORHATI Sumatera Barat yang dijadwalkan pada 21 November 2026. Panitia pelaksana terus mematangkan persiapan dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak menjelang hari pelaksanaan.
Dalam pertemuan itu, panitia mengajukan permohonan penggunaan aula di kompleks rumah dinas Gubernur Sumatera Barat sebagai lokasi kegiatan. Permohonan mencakup dukungan dan fasilitasi pelaksanaan pelantikan secara keseluruhan.
Pelantikan tersebut direncanakan dihadiri sejumlah tokoh nasional. Di antaranya Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Wakil Menteri Agama, Menteri Kebudayaan, serta mantan Wakil Presiden RI yang juga tokoh KAHMI, Jusuf Kalla.
Rencana Sumbar sebagai tuan rumah Munas KAHMI pada 2027 menjadi bagian dari pembahasan pertemuan. Gubernur Mahyeldi menyambut baik rencana tersebut, sejalan dengan posisi Sumbar sebagai salah satu basis kader Himpunan Mahasiswa Islam.
Bagi panitia, dukungan kepala daerah menjadi modal awal sebelum rangkaian agenda nasional digelar. Pelantikan November mendatang akan menjadi ujian pertama kesiapan tuan rumah, sebelum Munas 2027 menuntut persiapan lebih besar.
Panitia pelaksana belum merinci berapa perkiraan jumlah peserta yang hadir pada pelantikan 21 November 2026. Koordinasi dengan Pemprov Sumbar dan pihak terkait masih berjalan untuk memastikan lokasi dan fasilitasi kegiatan.