PADANG — Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang, Abdul Malik, menyatakan timnya membagi wilayah pencarian seluas 17,5 kilometer ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Pembagian sektor itu dilakukan agar penyisiran sungai dan bantaran bisa berjalan serentak.
"Pada hari ketiga pelaksanaan operasi SAR ini, tim gabungan telah memaksimalkan upaya pencarian dengan membagi area seluas kurang lebih 17,5 kilometer ke dalam tiga SRU (Search and Rescue Unit). Meski demikian, korban atas nama Janal hingga sore ini belum ditemukan," ujar Abdul Malik dalam keterangannya di Padang.
Janal bersama dua rekannya, termasuk Alex (43), berangkat memancing ke kawasan Sungai Dalam pada Senin (2 November 2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Sekitar tiga jam kemudian, ketiganya berupaya menyeberangi sungai menggunakan tali pengaman.
Tali pegangan yang dipakai korban terputus. Arus sungai yang deras langsung menyeret Janal. Rekan korban, Micel, melaporkan kejadian itu ke pihak SAR pada pukul 12.50 WIB di hari yang sama.
Alex berhasil selamat dalam peristiwa tersebut. Korban yang masih dalam pencarian diketahui merupakan warga Desa Pelompek Pasar Baru, RT 5, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci.
Operasi pencarian melibatkan sinergi sejumlah instansi dan warga setempat dengan kekuatan total puluhan personel. Rinciannya, Unit Siaga SAR Solok Selatan 5 personel, BPBD Kabupaten Solok Selatan 6 personel, Kepolisian 2 personel, TNI 2 personel, TNKS 4 personel, serta masyarakat setempat 15 orang.
Tim juga mengerahkan sejumlah alat utama dan perlengkapan pendukung. Di antaranya rescue carrier, sepeda motor operasional, perangkat APD air, peralatan mountaineering, alat komunikasi pal kom, peralatan medis, serta perlengkapan SAR pendukung lainnya.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang memantau perkembangan di lapangan dan akan memperbarui informasi berkala seiring berjalannya operasi lanjutan. Pencarian hari keempat dijadwalkan dimulai Kamis (5/11/2026) pukul 07.00 WIB.