Pencarian

Bulog Jambi Bangun Gudang Baru di Muaro Jambi Guna Serap Jagung

Minggu, 03 Mei 2026 • 14:04:25 WIB
Bulog Jambi Bangun Gudang Baru di Muaro Jambi Guna Serap Jagung
Bulog Jambi memulai pembangunan gudang baru di Muaro Jambi untuk meningkatkan penyerapan jagung lokal.

Perum Bulog Kanwil Jambi memperkuat infrastruktur pangan dengan rencana pembangunan gudang baru di Kabupaten Muaro Jambi guna mengoptimalkan penyerapan jagung lokal pada Mei 2026. Langkah strategis ini merupakan hasil koordinasi dengan Komisi XII DPR RI untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memperpendek rantai distribusi logistik di wilayah Jambi.

Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi menginisiasi langkah ekspansi infrastruktur untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat regional. Fokus utama saat ini tertuju pada optimalisasi serapan komoditas jagung lokal yang selama ini menjadi tulang punggung ekosistem peternakan di Provinsi Jambi. Melalui kolaborasi dengan Komisi XII DPR RI, Bulog berupaya memastikan harga di tingkat petani tetap kompetitif melalui intervensi pasar dan penyerapan hasil panen yang lebih masif.

Anggota Komisi XII DPR RI, Rocky Candra, menegaskan pentingnya peran BUMN pangan ini dalam menjembatani kepentingan petani dan peternak. Dalam kunjungannya ke Kantor Bulog Jambi, Sabtu (2/5/2026), ia menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi komunikasi lintas instansi. Sinergi antara Bulog, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Dinas Pertanian menjadi kunci agar target penyerapan komoditas tidak terhambat kendala birokrasi atau minimnya akses ke lahan produksi.

Langkah ini sejalan dengan mandat Public Service Obligation (PSO) yang diemban Bulog untuk menjaga kedaulatan pangan nasional. Penguatan stok jagung di gudang-gudang pelat merah diharapkan mampu meredam volatilitas harga pakan ternak yang kerap membebani peternak lokal. Kehadiran negara melalui instrumen BUMN diharapkan memberikan kepastian pasar bagi para petani jagung di wilayah Jambi dan sekitarnya.

Kinerja dan Target Penyerapan

  • Komoditas Utama: Penyerapan jagung lokal dari petani di seluruh wilayah Provinsi Jambi.
  • Sinergi Instansi: Koordinasi aktif antara Perum Bulog, Pemerintah Provinsi, dan Dinas Pertanian setempat.
  • Edukasi Pasar: Mendorong peternak lokal untuk beralih menggunakan pasokan jagung dari cadangan pangan pemerintah (Bulog).

Pembangunan Gudang Baru di Muaro Jambi

Ketersediaan infrastruktur penyimpanan menjadi tantangan utama dalam menjaga kualitas dan kontinuitas stok pangan. Rocky Candra menyoroti perlunya penambahan titik gudang di kabupaten/kota untuk memangkas biaya logistik yang selama ini cukup tinggi. Kabupaten Muaro Jambi dipilih sebagai lokasi strategis pembangunan gudang baru karena posisinya yang krusial dalam peta distribusi pangan daerah.

Fasilitasi komunikasi dengan kepala daerah segera dilakukan untuk penyediaan lahan yang sesuai dengan standar pergudangan BUMN. "Gudang di daerah itu vital untuk menjaga stok tetap dekat dengan masyarakat. Kami akan memfasilitasi komunikasi dengan para kepala daerah agar pembangunan gudang-gudang baru ini bisa segera direalisasikan melalui koordinasi lintas instansi," ujar Rocky dalam keterangan resminya.

Infrastruktur yang memadai akan memungkinkan Bulog menyimpan cadangan pangan lebih lama dengan risiko kerusakan yang minimal. Hal ini sangat penting mengingat jagung merupakan komoditas yang rentan terhadap kadar air dan serangan hama. Dengan gudang yang modern dan tersebar, Bulog dapat melakukan intervensi pasar lebih cepat saat terjadi lonjakan harga atau kelangkaan pasokan di pasar domestik.

Dampak ke Masyarakat dan Layanan Publik

Keberhasilan program serapan ini akan berdampak langsung pada kesejahteraan petani melalui jaminan harga beli yang adil. Di sisi lain, para peternak akan mendapatkan akses pakan yang lebih stabil dan terjangkau, sehingga harga produk turunan seperti daging ayam dan telur di pasar tetap terkendali. Ini adalah bentuk nyata dari layanan publik BUMN yang menyentuh langsung aspek ekonomi kerakyatan.

Selain urusan komoditas, Rocky menaruh perhatian serius pada penguatan infrastruktur pangan di kabupaten/kota. Ia menekankan bahwa edukasi kepada peternak juga penting agar mereka mau membeli jagung dari Bulog. "Ini bagian dari menjaga ekosistem pangan dan peternakan daerah," tambahnya. Transformasi fungsi Bulog dari sekadar penyimpan beras menjadi pengelola berbagai komoditas pangan strategis diharapkan kian solid di masa mendatang.

Rencana pembangunan gudang di Muaro Jambi ini menjadi tonggak penting bagi ketahanan pangan Jambi di tahun 2026. Dengan dukungan legislatif dan komitmen manajemen Bulog, diharapkan Jambi tidak hanya kuat secara stok, tetapi juga mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pakan ternak. Proses penyediaan lahan dan perizinan diharapkan dapat segera tuntas agar konstruksi fisik bisa dimulai dalam waktu dekat.

Bagikan
Sumber: ampar.id

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks