Pencarian

Rumah Jajan Bu Henny Padang Bertahan 42 Tahun, Jual Lapis Legit Premium

Minggu, 03 Mei 2026 • 17:01:26 WIB
Rumah Jajan Bu Henny Padang Bertahan 42 Tahun, Jual Lapis Legit Premium
Rumah Jajan Bu Henny di Padang Barat telah bertahan selama 42 tahun dengan produk lapis legit premium.

PADANG — Rumah Jajan Bu Henny yang berlokasi di Jalan Niaga Kelurahan Nomor 273, Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, membuktikan konsistensi sebagai kunci bertahan di industri kuliner. Meski baru resmi menggunakan nama baru pada 2025, usaha ini memiliki akar sejarah panjang selama empat dekade di Kota Padang.

Sebelum dikenal dengan identitas saat ini, masyarakat Sumatra Barat lebih mengenal gerai tersebut dengan nama Toko Kue Hokky. Perubahan merek dilakukan setelah adanya pihak lain yang lebih dahulu mematenkan nama tersebut secara hukum.

“Karena ada pihak lain yang lebih dulu mematenkan nama tersebut, kami akhirnya mengganti nama menjadi Rumah Jajan Bu Henny. Jadi, total usaha ini sudah berjalan sekitar 42 tahun,” ujar pemilik Rumah Jajan Bu Henny, Henny Suryadi (45), Sabtu (2/5/2026).

Dari Lapak Tanah Kongsi Menuju Toko Modern

Perjalanan bisnis ini bermula dari kegigihan suami Henny yang berjualan kebutuhan harian dan menerima titipan kue di Pasar Tanah Kongsi setelah lulus SMA. Seiring meningkatnya permintaan, mereka mulai memproduksi aneka kue secara mandiri untuk menjaga kualitas rasa.

Ekspansi fisik dilakukan pada 1990 dengan menempati lokasi di Kampung Pondok, meski saat itu sistem penjualan masih mengandalkan pesanan telepon. Transformasi menjadi toko modern dengan pajangan produk yang representatif baru terealisasi sepenuhnya pada rentang tahun 2018 hingga 2020.

Kini, Rumah Jajan Bu Henny menjadi salah satu ikon kuliner di Padang Barat yang memadukan resep klasik dengan manajemen modern. Perubahan ini dilakukan untuk merespons pergeseran perilaku konsumen yang menginginkan pengalaman belanja lebih nyaman.

Lapis Legit Rp750 Ribu dan Tren Mochi Cookies

Segmentasi pasar yang dibidik mencakup berbagai lapisan ekonomi, mulai dari camilan ringan seharga Rp15.000 hingga produk kelas atas. Produk paling prestisius di toko ini adalah kue lapis legit yang dibanderol pada kisaran Rp700.000 hingga Rp750.000 per loyang.

“Harga tersebut menyesuaikan dengan kualitas bahan dan kerumitan proses produksi,” kata Henny menjelaskan alasan di balik harga premium produk unggulannya.

Selain mempertahankan menu klasik seperti bika ambon, toko ini sangat adaptif terhadap tren kuliner kekinian yang digemari anak muda. Untuk produk mochi cookies saja, kapasitas produksi harian mampu menembus angka 1.000 hingga 1.500 keping guna memenuhi permintaan pasar.

Standar Produksi Ketat dan Kolaborasi UMKM

Rumah Jajan Bu Henny tidak hanya menjual produk buatan sendiri, tetapi juga berperan sebagai hub bagi pelaku UMKM lainnya. Mereka mendatangkan berbagai jenis kerupuk dan camilan khas langsung dari daerah asalnya untuk memperkaya pilihan pelanggan.

Tantangan terbesar dalam mengelola bisnis kuliner selama puluhan tahun adalah menjaga stabilitas rasa. Pihaknya menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat, terutama untuk kategori kue basah yang memiliki daya tahan terbatas hanya 6 hingga 8 jam.

“Menjaga kualitas rasa, standar produksi, dan pelayanan itu yang paling menantang. Kami fokus pada diri sendiri untuk memastikan pelanggan mendapatkan kualitas yang sama setiap kali membeli,” tutup Henny.

Bagikan
Sumber: sumbarkita.id

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks