Pencarian

PLN Sumatera Barat Pasok Listrik 33 kVA untuk Kebun Buah Naga di Solok, Petani Klaim Produksi Lebih Stabil

Minggu, 05 Juli 2026 • 15:47:01 WIB
PLN Sumatera Barat Pasok Listrik 33 kVA untuk Kebun Buah Naga di Solok, Petani Klaim Produksi Lebih Stabil
PLN Sumatera Barat menyediakan listrik 33 kVA untuk kebun buah naga di Solok guna mendukung budidaya sepanjang tahun.

SOLOK — Petani buah naga di Solok kini bisa memanen sepanjang tahun setelah PT PLN (Persero) menghadirkan listrik khusus untuk lahan pertanian mereka. Program Electrifying Agriculture dari PLN UID Sumatera Barat menyasar kebun milik Nofriadi di wilayah ULP Singkarak dengan daya listrik B1 sebesar 33 kVA.

Listrik Jadi Kunci Panen di Luar Musim

Di lahan budidaya milik Nofriadi, listrik digunakan sebagai sumber tenaga untuk sistem pencahayaan buatan. Teknologi ini memungkinkan tanaman buah naga berbunga meski di luar musim normal.

"Ketersediaan listrik yang andal memberikan peluang untuk meningkatkan hasil produksi sekaligus mengembangkan usaha budidaya buah naga," ujar Nofriadi saat prosesi penyalaan listrik di kebunnya.

Dengan pencahayaan buatan, masa panen bisa berlangsung lebih sering dan produksi buah menjadi lebih stabil sepanjang tahun. Hal ini menjawab tantangan petani yang sebelumnya hanya mengandalkan musim tertentu.

Komitmen PLN Dorong Pertanian Modern

General Manager PT PLN (Persero) UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menjelaskan bahwa program Electrifying Agriculture merupakan bagian dari transformasi layanan PLN. Tujuannya menyediakan solusi energi bagi sektor pertanian modern.

"Kami ingin mendorong penggunaan listrik sebagai pendukung penerapan teknologi pertanian yang lebih maju," tegas Ajrun.

Menurutnya, kehadiran listrik diharapkan mampu membantu petani menerapkan teknologi modern. Proses budidaya pun menjadi lebih efisien, hasil panen meningkat, dan nilai ekonomi produk pertanian semakin tinggi.

Peralatan Berbasis Listrik Dongkrak Efektivitas

Pasokan listrik yang disediakan PLN memungkinkan pelaku usaha pertanian mengoperasikan berbagai peralatan berbasis listrik. Hal ini guna meningkatkan efektivitas operasional sekaligus menjaga kualitas hasil produksi.

Prosesi penyalaan listrik di kebun buah naga tersebut turut dihadiri Manager ULP Singkarak, Robby Prakoso. PLN terus berupaya menghadirkan pasokan listrik yang andal bagi berbagai sektor produktif, termasuk pertanian.

Dengan memanfaatkan energi listrik, petani diharapkan mampu menekan biaya operasional dan memperkuat daya saing usaha. Dampak jangka panjangnya adalah kesejahteraan masyarakat Solok yang lebih baik.

Bagikan
Sumber: fajarharapan.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks