Pencarian

Distribusi BBM Subsidi di Sumatera Barat Tersendat Akibat Kemacetan di Tiga Titik, Antrean Warga Capai Empat Kilometer

Selasa, 07 Juli 2026 • 18:06:31 WIB
Distribusi BBM Subsidi di Sumatera Barat Tersendat Akibat Kemacetan di Tiga Titik, Antrean Warga Capai Empat Kilometer
Antrean kendaraan pengangkut BBM mengular hingga empat kilometer di Bungus Teluk Kabung akibat perbaikan jembatan.

PADANG — Antrean panjang kendaraan mengular hingga empat kilometer di kawasan Bungus Teluk Kabung, Sumatera Barat, dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini dipicu oleh proyek perbaikan jembatan yang membuat mobil tangki pengangkut BBM harus menunggu dua hingga tiga jam untuk keluar-masuk Terminal BBM Pertamina.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumatera Barat, Helmi Heriyanto, membenarkan bahwa situasi di lapangan cukup serius. "Antrean memang sangat panjang. Kami melihat situasinya memang cukup serius," katanya dalam wawancara yang dikutip Katasumbar, Selasa (7/7/2026).

Kemacetan di Sitinjau Lauik dan Lembah Anai Perparah Distribusi

Selain di Bungus Teluk Kabung, kemacetan parah juga terjadi di jalur Sitinjau Lauik. Pada 28 Juni 2026, ruas jalan tersebut macet total selama lima hingga tujuh jam, membuat mobil tangki tidak bisa bergerak sama sekali. Sementara itu, jalur Lembah Anai masih dalam proses perbaikan pascabencana hidrometeorologi tahun lalu. Longsor susulan yang kerap terjadi memperlambat laju kendaraan dari dua arah.

Akumulasi hambatan di tiga titik ini membuat pasokan BBM ke sejumlah SPBU di Sumbar tidak lancar. Masyarakat pun harus bersabar mengantre berjam-jam, bahkan tak jarang pulang dengan tangan kosong karena stok habis sebelum giliran tiba.

Antrean Juga Terjadi di Pesisir Selatan Meski Akses Jalan Lancar

Menariknya, kelangkaan BBM bersubsidi juga terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan meski tidak ada kendala akses jalan. Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean hampir setiap hari terjadi di sejumlah SPBU. Pasokan yang baru datang sering kali habis dalam waktu singkat.

Beberapa SPBU yang mengalami kondisi tersebut di antaranya SPBU Sago, SPBU Batang Kapas, SPBU Taratak Sutera, serta SPBU Padang Tae Amping Parak Sutera. Warga setempat berharap distribusi BBM bersubsidi dapat segera kembali normal agar aktivitas sehari-hari tidak lagi terganggu.

Apa Langkah Selanjutnya?

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina dan Dinas ESDM Sumbar masih berupaya mencari solusi untuk memperlancar distribusi. Belum ada pernyataan resmi mengenai jadwal normalisasi pasokan atau rekayasa lalu lintas di titik-titik kemacetan yang disebutkan.

Bagikan
Sumber: rakyatterkini.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks