SUMATERA BARAT — Produsen asal Vietnam itu memperkenalkan ketiga modelnya di Jakarta, Sabtu (18/7). Langkah ini menandai masuknya VinFast ke segmen motor listrik murah yang selama ini diramaikan merek lokal dan China. CEO VinFast Indonesia e-Motorcycle, Yordan Satriadi, menyebut pasar motor listrik nasional masih sangat potensial.
Tiga Varian dengan Skema Berlangganan Baterai
Evo dibanderol Rp17,5 juta, Feliz Rp18,5 juta, dan Viper Rp22 juta. Semua harga OTR Jakarta dengan sistem battery subscription. Konsumen bisa memilih pembelian dua baterai, satu baterai, atau tetap pakai skema sewa baterai.
Yordan mengatakan pendekatan itu dirancang untuk menjangkau calon pembeli yang masih ragu dengan investasi awal motor listrik. "Di tahun 2026 kami melihat masyarakat semakin cermat dalam membelanjakan uangnya," ujarnya.
Garansi Enam Tahun dan Promo Swap Baterai Gratis
VinFast memberikan garansi kendaraan hingga enam tahun atau 72.000 kilometer. Rinciannya: garansi standar empat tahun atau 60.000 kilometer, ditambah perpanjangan dua tahun atau 12.000 kilometer.
Untuk peluncuran, pembeli mendapat langganan battery swapping gratis selama satu tahun. Kuotanya 20 kali penukaran per bulan di jaringan Big Green Battery Swapping Station (BSS). Jika tidak memakai fasilitas itu, konsumen bisa mengonversinya menjadi uang tunai senilai sekitar Rp1,15 juta.
Pasar Motor Listrik Nasional: Target 13 Juta Unit pada 2030
Yordan menekankan Indonesia adalah pasar strategis karena potensi pertumbuhan kendaraan listrik roda dua yang besar. Pemerintah menargetkan populasi motor listrik mencapai 13 juta unit pada 2030. "Ini menunjukkan pasar Indonesia memiliki potensi yang sangat besar," katanya.
Ketiga model itu baru langkah awal. VinFast sudah menyiapkan model lain untuk melengkapi jajaran produk dalam waktu dekat.