Pencarian

Polda Sumbar Kerahkan 2 Ekor K9 dan 4 Personel SAR Cari Korban Banjir Bandang Solok

Jumat, 25 September 2026 • 07:24:32 WIB
Polda Sumbar Kerahkan 2 Ekor K9 dan 4 Personel SAR Cari Korban Banjir Bandang Solok
Tim SAR gabungan menyisir kawasan bekas banjir bandang Solok bersama dua ekor anjing pelacak K9.

Polda Sumatera Barat mengerahkan dua ekor anjing pelacak K9 jenis herder spesifikasi SAR untuk mencari korban banjir bandang di Solok yang masih belum ditemukan. Operasi pencarian menyisir kawasan Kantor Bupati Solok sebagai titik terdampak paling parah, lalu menyusuri jalur aliran air bah. Hingga Kamis siang, tim gabungan belum membuahkan hasil.

PADANG — Direktur Samapta Polda Sumbar AKBP Andre Anas menyatakan satwa pelacak terlatih dikerahkan untuk meningkatkan efektivitas pencarian korban di lokasi bencana. Tim memulai penyisiran dari belakang Kantor Bupati Solok, kawasan yang dinilai mengalami kerusakan paling berat.

Selain dua ekor K9, operasi ini melibatkan empat personel terlatih dan dua unit kendaraan khusus. Satwa pelacak diturunkan langsung begitu tiba di Solok.

Dua Warga Dilaporkan Hilang, Satu Ditemukan Meninggal

Data awal yang masuk ke Kantor SAR Padang mencatat dua warga dilaporkan hilang akibat banjir bandang. Sehari setelah kejadian, satu korban ditemukan tim gabungan di aliran sungai dalam keadaan meninggal dunia.

Dengan demikian, satu korban masih dalam pencarian. Korban lain yang mengalami luka-luka masih dirawat di rumah sakit.

Medan Sulit Jadi Alasan Pengerahan Anjing Pelacak

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menerangkan pengerahan Satwa K9 merupakan bentuk respons cepat kepolisian untuk membantu proses pencarian secara optimal di medan yang sulit dijangkau.

"Hari ini satwa pelacak terlatih Polda Sumbar dikerahkan untuk meningkatkan efektivitas pencarian korban di lokasi," kata Andre Anas di Padang, Kamis.

Hingga Kamis siang, satwa pelacak bersama tim gabungan dari berbagai instansi dan lembaga masih terus melakukan pencarian.

11 Kantor Dinas Rusak, Tanggap Darurat 14 Hari

Banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Solok, pada Senin (21/9) malam. Sedikitnya 11 kantor dinas pemerintah mengalami kerusakan cukup berat.

Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan, terhitung sejak 22 September 2026.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks