Pencarian

Ketua DPRD Pariaman Muhajir Muslim Dukung Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik Naik ke Tingkat Sumbar-Nasional

Senin, 28 September 2026 • 13:16:01 WIB
Ketua DPRD Pariaman Muhajir Muslim Dukung Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik Naik ke Tingkat Sumbar-Nasional
Ketua DPRD Kota Pariaman Muhajir Muslim menyatakan dukungan penuh agar Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik naik ke tingkat Sumatera Barat hingga nasional.

PARIAMAN — Ketua DPRD Kota Pariaman Muhajir Muslim menyatakan dukungan penuh agar Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik tidak berhenti di level kota. Gagasan itu mencuat setelah rangkaian lomba selama tiga hari resmi ditutup Minggu malam, 28 September 2026. Penyelenggaraan perdana di Kota Pariaman, Sumatera Barat, langsung memantik ambisi menjadikan ajang tersebut lebih besar.

"Saya sangat mendukung jika Kota Pariaman ke depan menjadi tuan rumah tingkat Sumatera Barat bahkan nasional," tegas Muhajir yang dihubungi Wartawan fajarharapan.id saat dimintai tanggapannya, Senin siang (28/9/2026).

Kualitas Hafalan Jadi Ruh Utama, Bukan Sekadar Jumlah Hafiz

Muhajir mengingatkan bahwa membesarkan lomba hafiz bukan sekadar memperbanyak peserta atau mengejar jumlah hafiz. Menurut dia, kualitas hafalan, pembinaan berkelanjutan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an harus menjadi ruh utama setiap program di tengah masyarakat.

Ia meminta Program Satu Rumah Satu Hafiz terus diperkuat. "Jangan dikejar jumlah hafiz, tetapi kualitas hafalan anak-anak kita," kata dia, menekankan pentingnya kualitas generasi Qur'ani yang dibentuk sejak lingkungan keluarga.

Pariaman Diproyeksikan Jadi Pusat Syiar Al-Qur'an

Jika terealisasi, Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik tingkat Sumbar hingga nasional bukan hanya menjadi panggung kompetisi. "Event tersebut bisa menjadi syiar Al-Qur'an, sekaligus ruang memperkenalkan Pariaman melalui kekuatan generasi Qur'ani, budaya dan pariwisatanya," sebutnya.

Muhajir menegaskan, perlombaan hanyalah pintu masuk. Target akhirnya adalah pembinaan generasi Qur'ani sepanjang tahun, anak-anak yang bukan hanya mampu menghafal Al-Qur'an. Tetapi juga mencintai, memahami dan mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pembinaan Berkelanjutan Jadi Kunci Generasi Qur'ani

Keberhasilan penyelenggaraan perdana dinilai Muhajir sebagai modal awal membangun ajang yang lebih besar. Ia berharap pembinaan tidak berhenti di momen lomba, melainkan berjalan terus di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dengan begitu, Pariaman tidak hanya dikenal sebagai tuan rumah kompetisi hafiz. Kota ini diproyeksikan menjadi salah satu pusat syiar Al-Qur'an yang mencetak generasi muda dengan hafalan berkualitas dan pengamalan nilai keagamaan yang kuat.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fajarharapan.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks