PADANG — Dansat Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik, memimpin langsung operasi penanggulangan banjir yang dipicu curah hujan tinggi di Kota Padang. Personel bergerak sejak pukul 15.00 WIB untuk memastikan warga terhindar dari ancaman luapan air yang merendam ratusan rumah.
Tim 1 SAR Brimob berkekuatan 200 personel ditempatkan di Perumahan Lumin Park Lubuk Minturun, Koto Tangah. Dua tim lain masing-masing berisi 50 personel disebar ke Dadok Tunggul Hitam dan Guo Kuranji.
Perahu Karet hingga Kendaraan Taktis Dikerahkan
Dukungan sarana yang dibawa ke lapangan mencakup perahu karet, mesin tempel, pelampung, dan kendaraan taktis SAR. Kelengkapan itu dipakai untuk menyisir permukiman yang terendam serta mengevakuasi warga yang terjebak.
Dari pendataan di lapangan, sekitar 305 unit rumah terdampak banjir. Titik paling parah berada di Perumahan Lumin Park dan Guo Kuranji.
"Kami mengerahkan 300 personel beserta peralatan SAR lengkap untuk merespons cepat situasi darurat ini. Total warga yang berhasil dievakuasi di lapangan mencapai ratusan jiwa, di mana titik terdampak paling parah berada di Perumahan Lumin Park dan Guo Kuranji," ujar Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik, dikutip dari laman tbnewssumbar.id, Minggu (11/10/2026).
Ia menambahkan bahwa personel di lapangan terus siaga untuk memberikan pertolongan, mengamankan harta benda warga, serta mendistribusikan kebutuhan mendesak.
Kebutuhan Mendesak di Posko: Makanan Siap Saji hingga Genset
Tim gabungan mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak bagi masyarakat di posko pengungsian. Daftarnya meliputi makanan siap saji, air mineral, senter, genset, dan perlengkapan penerangan.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menyatakan pengerahan kekuatan penuh Satuan Brimob bersama unsur kepolisian lain merupakan wujud kehadiran negara bagi korban musibah.
"Polda Sumbar melalui Satbrimob dan jajaran terkait bergerak cepat dan terpadu untuk memastikan seluruh korban banjir mendapatkan evakuasi yang aman serta penanganan medis yang layak," jelas Kombes Pol. Susmelawati Rosya.
Ia mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Posko pengungsian dan layanan darurat kepolisian tetap disiagakan.
Personel Bertahan di Posko Antisipasi Banjir Susulan
Hingga kini, personel Satbrimob Polda Sumbar bersama tim SAR gabungan masih bersiaga di lokasi posko. Mereka mengantisipasi potensi banjir susulan sekaligus membantu proses pemulihan pascabencana di Kota Padang.