PADANG — Pekerjaan normalisasi Batang Air Sirah menyasar ruas sungai yang melintasi Parak Jambu, Maransi, hingga Aie Pacah. Aliran dari kawasan Jalan Bypass selama ini membuat debit air meningkat cepat saat hujan deras, sehingga permukiman di sekitarnya rawan tergenang.
Tokoh masyarakat setempat, Syahbudar, menilai penanganan sungai itu sudah lama dinantikan warga. Ia bersama Sumardi, Ketua RT 05 Dadok Tunggul Hitam, menyambut baik dimulainya pengerjaan oleh PSDA Provinsi.
Mengapa Aliran Batang Air Sirah Jadi Sorotan Warga
Menurut warga, persoalan utama ada pada volume air yang datang dari arah Jalan Bypass. Ketika curah hujan tinggi, aliran itu masuk ke Batang Air Sirah dan berpotensi meluap ke permukiman di Parak Jambu, Maransi, dan Aie Pacah.
Normalisasi dinilai menjadi salah satu cara paling langsung untuk mengendalikan aliran tersebut. Dengan alur sungai yang lebih lancar, air bisa bergerak lebih cepat dan tidak menumpuk di titik-titik rawan genangan.
Harapan agar Pekerjaan Tidak Berhenti di Tahap Awal
Syahbudar dan Sumardi mengapresiasi dukungan PSDA Provinsi dalam pelaksanaan normalisasi. Keduanya berharap pekerjaan yang telah dimulai tidak berhenti pada tahap awal, tetapi dapat dilanjutkan secara bertahap hingga penanganan sungai memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Warga juga meminta pemerintah memberi perhatian berkelanjutan terhadap kondisi sungai di kawasan tersebut. Kelancaran aliran air disebut sebagai faktor penting dalam mengurangi risiko banjir, khususnya saat curah hujan tinggi dan debit air meningkat.
Partisipasi Warga Diminta Jaga Kebersihan Sungai
Selain dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan fungsi sungai dinilai penting agar upaya penanganan berjalan efektif. Sampah yang menumpuk di alur sungai bisa menghambat aliran meski normalisasi sudah dikerjakan.
Masyarakat berharap normalisasi Batang Air Sirah tidak hanya menjadi pekerjaan fisik semata. Warga ingin penanganan sungai menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan di kawasan Aie Pacah dan sekitarnya.