PADANG — Jerebu menyelimuti langit Sumbar sejak pagi. Pada pukul 07.00–10.00 WIB, hampir seluruh kabupaten dan kota diprakirakan mengalami udara kabur. Matahari bersinar cukup cerah, tetapi langit tampak kelabu.
Empat Daerah Berpotensi Hujan Petir
Memasuki siang hingga sore, kondisi cuaca berubah. Pada pukul 13.00–16.00 WIB, Pasaman Barat, Pasaman, Agam, dan Padang Pariaman berpotensi mengalami hujan petir.
Sebagian besar wilayah Sumbar lainnya diprakirakan hanya mengalami hujan ringan. Dharmasraya dan Solok Selatan menjadi pengecualian pada rentang waktu tersebut.
Hujan Mereda Dini Hari, Jerebu Kembali
Pada malam sekitar pukul 19.00 WIB, hujan ringan masih terjadi di sejumlah wilayah Sumbar. Memasuki pukul 22.00 WIB hingga dini hari, hujan mulai mereda.
Hujan diprakirakan tersisa di Pasaman Barat, Agam, Kota Pariaman, Kota Padang, dan Kepulauan Mentawai. Wilayah lainnya kembali mengalami kondisi udara kabur.
Suhu Terendah di Bukittinggi, Tertinggi di Mentawai
Kota Bukittinggi diprakirakan menjadi wilayah dengan suhu terendah, yakni 19–23 derajat Celsius. Suhu tertinggi terjadi di Kepulauan Mentawai, berkisar 27–31 derajat Celsius.
Di Kota Padang, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 26–28 derajat Celsius. Kelembapan udara di wilayah Sumbar berkisar 65–100 persen, dengan Padang Panjang mencatat kisaran tertinggi 84–100 persen.
Kecepatan angin tertinggi diprakirakan terjadi di Kepulauan Mentawai, mencapai 27 kilometer per jam.
Imbauan Kesehatan Selama Jerebu
Masyarakat diimbau menjaga kesehatan selama kondisi jerebu berlangsung. Menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.
Warga juga diharapkan memantau perkembangan cuaca dan kualitas udara melalui sumber informasi resmi.