PADANG — Tingginya mobilitas masyarakat Sumatera Barat selama libur panjang pekan lalu mendorong KAI Divre II Sumbar mencatatkan lonjakan penumpang signifikan. Sebanyak 40.514 orang menggunakan layanan kereta api dalam enam hari, mulai 27 Mei hingga 1 Juni 2026.
Angka itu menunjukkan peningkatan kepercayaan publik terhadap moda transportasi rel. Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyebut capaian ini jadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa libur panjang,” ujar Reza dalam keterangan yang diterima di Padang, Selasa.
Dari total 40.514 penumpang, KA Pariaman Ekspres menjadi penyumbang terbesar dengan 30.255 penumpang. Jumlah itu setara 119 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 25.440 kursi.
“Tingginya capaian ini mencerminkan tingginya mobilitas dan perputaran pelanggan pada layanan KA Pariaman Ekspres selama periode libur panjang,” kata Reza.
Adapun KA Minangkabau Ekspres melayani 5.877 penumpang, sementara KA Lembah Anai melayani 4.382 penumpang selama periode yang sama.
Stasiun Padang mencatatkan diri sebagai stasiun dengan aktivitas paling padat. Pada sisi keberangkatan, tercatat 11.164 penumpang berangkat dari stasiun tersebut. Disusul Stasiun Pariaman dengan 7.594 penumpang, Stasiun Naras 3.243 penumpang, Stasiun Air Tawar 2.893 penumpang, dan Stasiun Lubuk Alung 2.058 penumpang.
Untuk kedatangan, Stasiun Padang juga menjadi tujuan favorit dengan total 11.526 penumpang tiba di sana. Berikutnya Stasiun Pariaman 8.024 penumpang, Stasiun Air Tawar 3.258 penumpang, Stasiun Naras 2.365 penumpang, dan Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sebanyak 2.108 penumpang.
Salah seorang pengguna jasa, Rizki Amanda, mahasiswa Universitas Dharma Andalas, mengaku puas dengan pelayanan KAI selama libur panjang. Ia memilih KA Pariaman Ekspres karena faktor kenyamanan dan ketepatan waktu.
“Saya memilih KA Pariaman Ekspres karena perjalanannya nyaman, tarifnya terjangkau, dan waktunya lebih pasti. Selain itu, kondisi kereta maupun stasiun juga bersih, sehingga membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan,” ujar Rizki.
KAI Divre II Sumbar memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal selama masa angkutan. Pengawasan sarana dan prasarana diperketat, termasuk pemeriksaan rutin dan sosialisasi keselamatan di sekitar jalur rel.
“Sepanjang masa angkutan libur panjang, petugas secara rutin melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana, pemantauan perjalanan kereta api, serta sosialisasi keselamatan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur rel,” kata Reza.
Berkat langkah tersebut, seluruh perjalanan kereta api selama enam hari berlangsung aman, lancar, dan terkendali tanpa insiden berarti.