Bobot keyboard ini mencapai 2,1 kilogram dengan wrist rest yang disertakan dalam paket penjualan. Angka tersebut membuatnya lebih berat dari kebanyakan laptop gaming 14 inci yang beredar di pasaran saat ini.
Untuk edisi spesial ulang tahun ke-20, Asus tidak setengah-setengah. Mereka menggabungkan dua material eksotis dalam satu papan ketik: serat karbon pada bagian pelat atas dan aksen emas pada logo serta beberapa detail lainnya.
Pilihan ini menempatkan Azoth Extreme Edition 20 di kategori yang berbeda dari keyboard gaming biasa. Bukan sekadar alat mengetik, melainkan barang koleksi yang juga berfungsi sebagai perangkat harian.
Asus menggunakan switch dan keycap transparan pada model ini, memungkinkan pencahayaan RGB menyorot seluruh permukaan tombol. Di sudut kanan atas terdapat layar OLED sentuh — fitur yang mulai menjadi standar di keyboard premium ROG sejak generasi sebelumnya.
Layar ini bisa menampilkan berbagai informasi sistem, animasi kustom, atau kontrol volume dan media. Pengguna juga dapat mengatur profil keyboard langsung dari layar tanpa perlu membuka software di komputer.
Dari sisi performa, Azoth Extreme Edition 20 mendukung polling rate hingga 8.000 Hz. Artinya, keyboard ini melaporkan posisi tombol ke komputer setiap 0,125 milidetik — delapan kali lebih cepat dari keyboard gaming standar yang umumnya 1.000 Hz.
Bagi pemain game kompetitif seperti penggemar Valorant atau Counter-Strike 2, perbedaan ini bisa berarti input yang lebih responsif. Namun, untuk penggunaan kantor atau mengetik biasa, kecepatan tersebut mungkin tidak terasa signifikan.
Dengan banderol 599 dolar AS, Azoth Extreme Edition 20 langsung masuk jajaran keyboard gaming termahal di pasaran. Sebagai perbandingan, harga ini setara dengan tiga unit keyboard mekanikal premium dari merek lain, atau satu unit konsol PlayStation 5.
Asus belum mengumumkan ketersediaan resmi untuk pasar Indonesia. Namun, jika mengikuti pola produk edisi spesial sebelumnya, kemungkinan besar unit yang masuk ke distributor lokal akan sangat terbatas.
Bagi kolektor atau penggemar setia ROG yang menginginkan keyboard dengan material paling langka dan fitur paling mutakhir, angka Rp 9,5 juta mungkin bukan masalah. Bagi gamer biasa, Azoth Extreme Edition 20 lebih cocok disebut etalase daripada alat kerja.