MIND ID Mulai Bangun Pabrik Emas Logam Mulia di Gresik, Ditargetkan Serap 1.000 Tenaga Kerja

Penulis: Ridwan Azhari  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 12:24:01 WIB
MIND ID memulai pembangunan pabrik emas logam mulia di Gresik dengan target serap 1.000 tenaga kerja.

SUMATERA BARAT — Pembangunan pabrik emas ini menjadi bagian dari strategi besar holding BUMN tambang untuk mengolah hasil bumi di dalam negeri, bukan sekadar mengekspor bahan mentah. Dengan fasilitas produksi di Gresik, MIND ID menargetkan kapasitas pengolahan mencapai puluhan ton emas per tahun.

Mengapa Lokasi Gresik Dipilih

Gresik dinilai strategis karena dekat dengan Pelabuhan Tanjung Perak dan kawasan industri terpadu di Jawa Timur. Selain itu, infrastruktur listrik dan gas yang memadai di daerah itu dinilai bisa menekan biaya produksi hingga 15 persen dibandingkan lokasi lain.

Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso, mengatakan pemilihan Gresik juga mempertimbangkan ketersediaan tenaga kerja terampil dan dukungan penuh dari pemerintah daerah. "Kami ingin pabrik ini menjadi pusat hilirisasi emas terintegrasi pertama di Indonesia," ujarnya dalam seremoni groundbreaking, Kamis (14/11).

Dampak bagi Perekonomian Lokal

Selain menyerap tenaga kerja, pabrik ini diproyeksikan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Gresik melalui pajak dan retribusi. Pemerintah Kabupaten Gresik mencatat potensi kontribusi fiskal dari pabrik ini bisa mencapai Rp 200 miliar per tahun.

Masyarakat sekitar juga akan mendapatkan prioritas dalam rekrutmen tenaga kerja non-teknis. MIND ID menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) setempat untuk menyiapkan calon pekerja agar sesuai dengan kebutuhan industri.

Target Produksi dan Pasar

Pabrik ini ditargetkan beroperasi penuh pada kuartal pertama 2027. Hasil produksi berupa emas batangan Logam Mulia bersertifikat akan dipasok ke pasar domestik dan ekspor, termasuk ke Timur Tengah dan Asia Tenggara.

MIND ID mencatat permintaan emas di dalam negeri terus tumbuh rata-rata 8 persen per tahun, didorong oleh kebutuhan investasi dan industri perhiasan. Dengan beroperasinya pabrik Gresik, perusahaan optimistis bisa memenuhi 30 persen kebutuhan emas nasional dari produksi sendiri.

Proyek ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong hilirisasi sumber daya alam. MIND ID berkomitmen menyelesaikan pabrik tepat waktu tanpa mengorbankan standar lingkungan dan keselamatan kerja.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top