PARIAMAN — Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Jawi-Jawi I itu terjadi sekitar pukul 14.50 WIB. Api tidak hanya meludeskan bangunan tempat tinggal, tetapi juga tiga unit sepeda motor dan sejumlah uang tunai milik korban yang tak sempat diselamatkan.
Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman memperkirakan total kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp 2 miliar. Hingga saat ini, pihak berwajib masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kobaran api.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Tim gabungan pemadam kebakaran dari Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, bersama personel TNI-Polri serta warga setempat, berhasil mengisolasi api agar tidak merambat ke pemukiman lain.
Wali Kota Pariaman Yota Balad langsung meninjau lokasi kebakaran bersama wakil wali kota dan sekretaris daerah. Ia menegaskan pemerintah kota akan terus hadir membantu warga terdampak selama masa tanggap darurat.
"Pemerintah Kota Pariaman akan terus hadir dan berupaya maksimal untuk membantu pemenuhan kebutuhan warga terdampak selama masa tanggap darurat ini," kata Yota Balad di lokasi kejadian, Minggu.
Pemkot Pariaman melalui organisasi perangkat daerah terkait telah mendirikan tenda darurat. Bantuan logistik dasar, termasuk makanan siap saji, langsung disalurkan untuk meringankan beban para korban yang kini kehilangan tempat tinggal.
Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang bergerak cepat dalam pemadaman. Sinergi antara pemadam kebakaran, BPBD, TNI-Polri, dan masyarakat disebutnya menjadi kunci agar api tak meluas ke pemukiman padat di sekitarnya.
"Berkat sinergi yang baik, kobaran api dapat segera diisolasi sehingga tidak meluas ke pemukiman penduduk lainnya," ujar Yota Balad.
Ia juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang tertimpa musibah. "Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberikan ketabahan, kesabaran, dan kelak digantikan dengan rezeki yang berlimpah," katanya.