PADANG — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan 124.672 tempat duduk untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa angkutan libur sekolah yang berlangsung pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Hingga Senin (22/6), sebanyak 36.200 tiket kereta api lokal telah terjual untuk keberangkatan periode 20 Juni hingga 29 Juni 2026.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab mengatakan antusiasme masyarakat terhadap transportasi kereta api terus meningkat. Moda ini dinilai praktis, ekonomis, dan mampu menghindarkan pelanggan dari kepadatan lalu lintas di jalan raya.
KAI Divre II Sumbar memaksimalkan layanan dengan tiga kereta api lokal andalan. KA Pariaman Ekspres melayani rute Pauhlima–Naras dengan 10 perjalanan harian dan menjadi favorit menuju Pantai Gandoriah. Tarifnya hanya Rp5.000 per penumpang.
KA Minangkabau Ekspres melayani rute Bandara Internasional Minangkabau (BIM)–Pulau Aie dengan 12 perjalanan setiap hari. Kereta ini menjadi opsi utama untuk konektivitas bandara, khususnya bagi pelajar dan pelancong. Sementara KA Lembah Anai melayani rute Kayu Tanam–Padang dengan enam perjalanan harian.
Rute KA Lembah Anai menyuguhkan panorama perbukitan dan pedesaan yang memukau. KAI menilai operasional ketiga KA lokal ini berperan penting dalam mendukung pariwisata dan perekonomian daerah.
Reza menyampaikan bahwa kesiapan armada ini mencerminkan komitmen KAI dalam memfasilitasi kebutuhan wisata dan silaturahmi selama libur sekolah. Pemesanan tiket dipastikan akan terus bertambah sepanjang musim liburan.
Tiket lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 keberangkatan. Pihak KAI memastikan ketersediaan layanan prima di seluruh rute yang beroperasi.
Reza mengatakan jaringan KA lokal di Sumbar bersifat terintegrasi, efisien, dan ramah lingkungan. Hal ini menjadi bagian dari upaya KAI dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan sektor ekonomi daerah.
"Dengan kapasitas maksimal, KAI siap memastikan perjalanan aman dan nyaman selama periode libur sekolah 2026," kata Reza.