SAWAHLUNTO — Dua prestasi nasional yang diraih SMP Negeri 4 Sawahlunto pada 2024 membuka akses sekolah terhadap program BOS Prestasi. Kepala Sekolah Muharror Walad menyatakan dana tersebut kini diprioritaskan untuk pembinaan peserta didik di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), Gala Siswa Indonesia (GSI), dan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).
Pada 2024, SMPN 4 Sawahlunto menyabet Juara I FLS2N cabang Tari Kreasi dan Juara I Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (OSEBI) tingkat nasional. Prestasi inilah yang membuat sekolah memenuhi syarat menerima BOS Prestasi, program pemerintah yang membiayai pengembangan talenta di luar porsi BOS Reguler.
"BOS Prestasi membantu sekolah dalam pembiayaan pengembangan talenta siswa karena dana BOS Reguler yang terbatas," kata Muharror di Sawahlunto, Jumat. Menurut dia, dengan adanya pemisahan anggaran ini, BOS Reguler tetap bisa difokuskan untuk peningkatan mutu layanan pendidikan lainnya.
Muharror menambahkan, penerima BOS Prestasi tidak hanya mendapat dana tambahan, tetapi juga berkewajiban mengimbaskan praktik baik pembinaan prestasi ke sekolah lain. Hal ini bertujuan mendorong pemerataan mutu pendidikan di Kota Sawahlunto.
Pemanfaatan dana disusun sesuai ketentuan pemerintah. Prosesnya diawali bimbingan teknis dari kementerian, didampingi Dinas Pendidikan dan Inspektorat Kota Sawahlunto, serta dipertanggungjawabkan melalui mekanisme pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menilai keberhasilan SMPN 4 membuktikan bahwa pembinaan talenta berkelanjutan mampu menghasilkan prestasi sekaligus membuka peluang dukungan program pemerintah. Pemkot berkomitmen mendorong sekolah lain membangun budaya berprestasi serupa.
"Praktik baik yang dikembangkan SMP Negeri 4 Sawahlunto diharapkan dapat direplikasi oleh sekolah lain," ujar Riyanda. Menurutnya, semakin banyak peserta didik yang mampu berkompetisi di tingkat nasional akan memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah, baik di bidang akademik, seni, olahraga, maupun riset.