PADANG — PWI Sumatera Barat memastikan tidak akan tinggal diam terhadap informasi yang menyeret salah satu pengurusnya. Organisasi wartawan tertua di Indonesia ini langsung membentuk TPF setelah Aspon Dedi, Plt Ketua PWI Paliko, memenuhi undangan klarifikasi di sekretariat PWI Sumbar, Senin (13/7/2026).
Informasi yang viral di media online dan media sosial menyebut Aspon diduga meminta upeti dari pengusaha tambang dan membekingi aktivitas ilegal. Tuduhan itu dinilai sangat sensitif dan berpotensi merusak nama baik individu serta organisasi.
Ketua PWI Sumbar Widya Navies menegaskan bahwa isu yang berkembang tidak bisa dibiarkan. “Persoalan ini harus diusut tuntas dan harus diselesaikan,” ujarnya, menekankan bahwa efek dari tuduhan itu tidak hanya membunuh karakter Aspon, tetapi juga mencoreng citra PWI.
TPF diketuai oleh Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan Devi Diany. Anggotanya terdiri dari Wakil Ketua Bidang Organisasi Sawir Pribadi, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah Romi Delfiano, Ketua Seksi Hukum dan Pembelaan Wartawan Romi Martianus, serta Sekretaris DKP PWI Sumbar Emil Mahmudsyah.
Ketua DKP PWI Sumbar Zul Effendi menambahkan, temuan dan kesimpulan TPF akan menjadi landasan bagi PWI Sumbar untuk mengambil langkah selanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut, Aspon Dedi menyampaikan akan menempuh dua strategi hukum sekaligus. Pertama, untuk pemberitaan yang masuk kategori produk jurnalistik, ia akan menyampaikan somasi dan mengadukan media terkait ke Dewan Pers.
“Saya akan sampaikan somasi dan mengadukan media tersebut kepada Dewan Pers,” kata Aspon.
Kedua, untuk konten di media sosial dan platform lain yang bukan produk jurnalistik, Aspon akan menempuh jalur pidana. Ia menduga ada pencemaran nama baik, penggelapan, dan penipuan karena sejumlah akun mengatasnamakan PWI untuk meminta atau mengutip bantuan secara ilegal.
PWI Sumbar memastikan akan mendampingi Aspon untuk gugatan yang berkaitan dengan produk jurnalistik. Pendampingan dipimpin oleh Devi Diany dan Romi Martianus. Sementara itu, untuk tuntutan pidana terhadap akun media sosial, Aspon tengah menyiapkan tim hukumnya sendiri.
Pertemuan yang berlangsung di Jalan Bagindo Aziz Chan itu dihadiri jajaran pengurus PWI Sumbar, termasuk Ketua SIWO Syaiful Husein dan anggota DKP Rusdi Bais. Aspon datang didampingi sejumlah pengurus dan anggota PWI Paliko.