IHSG Menguat 0,42% ke 6.068 di Sesi Awal, Sektor Bahan Baku Pimpin Kenaikan 1,08%

Penulis: Fadhli Usman  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23:31 WIB
IHSG ditutup menguat 0,42 persen ke level 6.068 pada sesi awal perdagangan.

SUMATERA BARAT — Data RTI menunjukkan IHSG dibuka di 6.056,74, lebih tinggi dari penutupan Rabu (15/7) di 6.041,97. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.068,33 dan terendah 6.052,85 pada awal sesi. Sebanyak 245 saham tercatat menguat, sementara 167 saham melemah dan 250 saham stagnan.

Volume perdagangan mencapai 1,7 miliar saham dengan frekuensi 141.495 kali dan nilai transaksi Rp 565 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran Rp 18.058.

Sektor Bahan Baku dan Teknologi Jadi Motor Penggerak

Dari sisi sektoral, hanya dua sektor yang berada di zona merah: sektor industri turun 0,53% dan sektor transportasi melemah tipis 0,12%. Sisanya kompak menghijau.

  • Sektor bahan baku (basic): naik 1,08% — tertinggi di antara sektor lainnya.
  • Sektor teknologi: menguat 0,56%.
  • Sektor kesehatan: naik 0,50%.

Indeks LQ45 ikut terangkat 0,47% ke level 602,52, mengindikasikan minat investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar masih terjaga.

Proyeksi Analis: IHSG Berpeluang Uji 6.137–6.254

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv] dalam pola triangle. Menurutnya, indeks berpeluang naik menguji rentang 6.137–6.254.

"Cermati area koreksi terdekat yang diperkirakan berada di 5.974–6.020," ujar Herditya dalam risetnya. Ia memasang level support di 5.839 dan 5.607, serta resistance di 6.286 dan 6.599.

Sementara itu, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG akan melemah terbatas dengan support di 6.000 dan resistance di 6.220.

Rekomendasi Saham dari Dua Sekuritas

MNC Sekuritas merekomendasikan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan strategi buy if break di level 2.890. Target harga berada di 2.990 dan 3.120, dengan stoploss di bawah 2.730. Saham BBRI sendiri menguat 1,07% ke 2.830 pada sesi sebelumnya.

Untuk saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), MNC Sekuritas memberikan rekomendasi trading buy di rentang 334–352, dengan target harga 404 dan 472, serta stoploss di bawah 326. Saham BULL terkoreksi 1,62% ke 364.

Saham lain yang masuk rekomendasi MNC Sekuritas adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Timah Tbk (TINS).

Dari Pilarmas Investindo Sekuritas, saham yang direkomendasikan meliputi PT Jafpa Comfeed Tbk (JPFA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Fadhli Usman
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top