PADANG — Rumah contoh pertama yang dibangun dengan teknologi Sepablock resmi ditempati warga penyintas bencana di Sumatera Barat. Material bata interlocking buatan PT Semen Padang ini dinilai sebagai solusi cepat pemerintah untuk menyediakan tempat tinggal yang aman dan tahan gempa pascabanjir bandang serta tanah longsor yang melanda wilayah itu sejak November 2025 lalu.
Sekretaris Utama BNPB, Rustian, mengatakan unit percontohan tipe 36 itu selesai dibangun dan langsung diserahkan kepada pemiliknya. "Huntap yang telah selesai dibangun dan diserahkan kepada pemiliknya ini merupakan rumah contoh pembangunan pascabencana dengan menggunakan teknologi Sepablock," kata Rustian dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.
Target 695 Unit Huntap di Sembilan Daerah
Berdasarkan data BNPB, target pembangunan huntap mandiri di Sumatera Barat mencapai 695 unit. Rincian terbanyak berada di Padang Pariaman dengan 457 unit, disusul Tanah Datar sebanyak 101 unit, dan Lima Puluh Kota sebanyak 49 unit.
Daerah lain yang masuk daftar prioritas meliputi Pasaman (4 unit), Pasaman Barat (28 unit), Agam (29 unit), Padang Panjang (4 unit), Kota Pariaman (8 unit), dan Pesisir Selatan (15 unit). Pemerintah Kota Padang juga mengusulkan tambahan 22 unit huntap untuk warga terdampak.
Pembangunan Dimulai Akhir Maret 2026
Proyek percontohan ini mulai dikerjakan setelah peletakan batu pertama pada akhir Maret 2026. Rumah contoh dibangun terlebih dahulu sebagai standar acuan dan bahan evaluasi teknis sebelum proyek massal digulirkan. Rustian menegaskan bahwa pemulihan pascabencana yang diperparah gangguan atmosfer Siklon Senyar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tetap menjadi prioritas pemerintah.
Penyerahan kunci dilakukan serentak di tiga titik. Di Kota Padang, satu unit contoh diserahkan di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, didampingi langsung Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir.
Warga Terdampak: Rumah Hancur Total, Kini Dapat Hunian Baru
Salah satu penerima manfaat, Emridona, warga Desa Sintuak Naras, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, mengaku rumah lamanya hancur total akibat terjangan banjir dan longsor pada November 2025. "Pak Maigus berharap BNPB segera membangun 22 unit huntap tambahan dan fasilitas sumur bor untuk warga terdampak lainnya," kata Rustian menirukan harapan Wakil Wali Kota Padang.
BNPB: Rumah Contoh Kokoh dan Tahan Gempa
Rustian berpesan kepada warga penerima manfaat agar segera menempati rumah contoh tersebut. Karakteristik strukturnya, kata dia, terbukti kokoh, aman dari cuaca ekstrem, dan tahan terhadap potensi gempa. Pemerintah berharap teknologi Sepablock bisa menjadi model pembangunan huntap yang adaptif bencana ke depan.