SUMATERA BARAT — Pelatih kepala Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menegaskan program TC di Thailand sudah masuk dalam agenda persiapan tim sejak awal ia menangani klub. Jadwal ini, menurut pelatih asal Korea Selatan itu, sudah final bahkan sebelum panitia merilis jadwal Piala Presiden Elite 2026.
“Ketika saya mulai menangani Persija, program pemusatan latihan ini sudah masuk ke dalam agenda persiapan tim. Karena itu, jadwal tersebut bukan sesuatu dapat diubah secara mendadak,” ucap Shin Tae-yong.
Benturan jadwal antara TC di Thailand dan Piala Presiden 2026 tak terhindarkan. Manajemen Persija dikabarkan telah menggelontorkan dana operasional tidak sedikit untuk memesan akomodasi dan fasilitas lapangan premium di Negeri Gajah Putih. Dengan durasi 21 hari, program ini dirancang untuk membangun fondasi fisik, taktik, serta kekompakan tim secara maksimal.
Shin Tae-yong membantah anggapan miring publik bahwa Persija sengaja menghindari turnamen pramusim. Ia justru melihat pengiriman tim EPA U-20 sebagai berkah untuk memberikan jam terbang internasional bagi pilar muda Macan Kemayoran.
“Bukan berarti Persija sengaja merencanakan untuk tidak mengikuti Piala Presiden. Namun, memang ada benturan jadwal dengan program pemusatan latihan tim utama. Karena itu, tim EPA U-20 akan mewakili Persija di Piala Presiden Elite,” tutur Shin Tae-yong.
Persoalan lain muncul terkait status beberapa penggawa inti yang saat ini membela Timnas Indonesia. Dua nama, bek tengah Rizky Ridho dan Jordi, masih belum jelas apakah akan bergabung ke TC Thailand. Tim pelatih belum mengambil keputusan final soal keberangkatan dua pemain tersebut.
“Kami masih harus melihat perkembangan dan jadwal mereka setelah menyelesaikan tugas bersama tim nasional,” kata Shin Tae-yong menutup sesi wawancara.
Tim pelatih berharap program luar negeri ini sukses mematangkan komposisi skuad sebelum mengarungi ketatnya persaingan Super League 2026/2027. Keputusan final soal pemain timnas diharapkan keluar dalam waktu dekat.