PARIAMAN — Sebanyak 16 desa di Kecamatan Pariaman Selatan mengirimkan kafilah terbaiknya untuk berlomba di MTQ ke-IX yang berlangsung selama tiga hari, 17 hingga 19 Juli 2026. Pembukaan digelar di halaman Kantor Camat Pariaman Selatan dengan kehadiran langsung Wali Kota Yota Balad.
Dalam sambutannya, Yota Balad mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dan panitia yang berhasil menyelenggarakan agenda syiar Islam ini. “Hari ini dapat kita lihat bukti nyata mereka dalam mensyiarkan agama islam, berkat jiwa gotong royong dan semangat yang luar biasa dari seluruh panitia dan jajaran, camat dan jajaran, sampai ke tingkat desa maka terwujudlah MTQ ke-IX Tingkat Kecamatan Pariaman Selatan ini,” ujarnya.
MTQ tahun ini mempertandingkan lima cabang: Tilawah Alqur’an, Hifzil Alqur’an, Tartil Alqur’an, Syarhil Alqur’an, serta Azan dan Kutbah Jum’at. Panitia menyiapkan empat lokasi berbeda untuk setiap cabang, mulai dari Mimbar Utama Kantor Camat, Surau Taeso Desa Balai Kuraitaji, MTS Muhammadiyah Desa Balai Kuraitaji, hingga Masjid Alhidayah Desa Sei. Kasai.
Yota Balad mengingatkan para peserta untuk tidak menjadikan MTQ sekadar ajang perlombaan. “Jangan jadikan MTQ ini hanya sebagai ajang untuk lomba saja tetapi bagaimana kita harus memahami isi alquran dan kandungan alquran itu sendiri dalam kehidupan kita sehari-sehari,” tegasnya.
Acara pembukaan turut dihadiri Anggota DPD RI Periode 2024-2029 H. Jelita Donal, LC. Ia menyebut MTQ memiliki landasan hukum yang kuat karena merupakan implementasi sila pertama Pancasila dan Pasal 29 UUD 1945. “Pemerintah mulai dari tingkat pusat sampai tingkat terendah tidak bisa mengelak untuk tidak melaksanakannya,” katanya.
Jelita Donal juga mengapresiasi program unggulan Balad-Mulyadi yang ingin menjadikan Kota Pariaman sebagai kota berlandaskan agama. “Mudah-mudahan program ini betul-betul menjadi program yang berkelanjutan dan bisa dicontoh oleh daerah lainnya,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, anggota DPRD Kota Pariaman, serta perwakilan kafilah dari 16 desa di Kecamatan Pariaman Selatan.